Trump Siapkan Roast dengan Bantuan Penulis Lelucon

Donald Trump mempekerjakan penulis lelucon untuk membantu merancang materi roast di acara White House Correspondents' Dinner pada Sabtu (13/4). Ini merupakan partisipasi pertamanya sejak menjabat presiden. Menurut Lara Trump, menantu dan mantan Ketua RNC, acara tersebut menjadi momen penting bagi Trump.

Persiapan Roast yang Tak Terduga

Dalam wawancara di podcast Citizen McCain, Lara Trump mengatakan Trump tidak akan menahan diri. "Ini akan menjadi momen yang sangat menyenangkan. Orang-orang tahu betapa lucunya dia," ujar Lara.

Lara juga menyebut partisipasi Trump sebagai balasan atas lelucon yang pernah diterimanya. "Banyak orang mengatakan Trump mencalonkan diri karena lelucon Obama di acara ini tahun 2011. Sekarang dia balik hadir sebagai presiden," jelasnya.

Reaksi terhadap Roast Trump

Meghan McCain, pembawa acara podcast, berharap Trump benar-benar "menghajar" para jurnalis di sana. "Saya berharap dia bisa melontarkan lelucon pedas kepada semua jurnalis di ruangan itu," katanya.

Sementara itu, Miranda Wilkins menanyakan apakah Trump menulis materi roast sendiri atau dibantu penulis lelucon. Lara menjawab, "Kombinasi keduanya. Dia punya tim hebat yang membantunya, tapi dia juga punya banyak materi sendiri," ungkapnya.

Sejarah Roast di White House Correspondents' Dinner

Acara ini dikenal sebagai ajang para selebriti dan tokoh politik saling meledek. Pada 2011, Barack Obama pernah meledek Trump dengan menyebutnya tidak percaya pendaratan di bulan dan mengklaim Biggie dan Tupac masih hidup. Trump disebut terpicu untuk terjun ke politik setelah lelucon tersebut.

"Tapi semua bercanda, tentu kita tahu kredensial dan pengalamanmu," kata Obama sambil menyindir Trump. "Contohnya, baru-baru ini di Celebrity Apprentice, tim pria gagal memasak steak. Kamu, Pak Trump, tahu masalah utamanya adalah kurangnya kepemimpinan. Jadi, alih-alih menyalahkan Lil' Jon atau Meat Loaf, kamu malah memecat Gary Busey."

Apa yang Diharapkan dari Roast Trump?

Lara Trump meyakinkan bahwa penonton akan menikmati penampilan Trump. "Dia ada di sana untuk bersenang-senang. Ini momen yang tepat untuknya," katanya.

Acara ini akan disiarkan secara langsung dan diharapkan menjadi sorotan media. Para pengamat politik menantikan apakah Trump akan membalas dendam atas lelucon masa lalu atau sekadar memberikan hiburan.

Sumber: The Wrap