Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat, Doug Burgum, dikritik karena tidak memahami cara kerja panel surya saat memberikan kesaksian di hadapan Komite Sumber Daya Alam DPR AS. Kritik tajam datang dari Anggota Kongres Demokrat, Jared Huffman, dalam sidang yang digelar pada Rabu (13/5/2026).

Huffman menanyakan proyek energi surya di Nevada. Burgum menanggapi dengan pernyataan yang mengejutkan: "Semua proyek yang Anda sebutkan di Nevada memiliki satu kesamaan — ketika matahari terbenam, mereka tidak menghasilkan listrik sama sekali."

Ia melanjutkan dengan menyatakan bahwa energi surya tidak dapat diandalkan dan masih membutuhkan sumber energi lain untuk tetap beroperasi. Huffman tidak tinggal diam. Ia menyampaikan sindiran keras kepada Ketua Komite, Anggota Kongres Republik Bruce Westerman.

"Tuan Ketua, saya mohon persetujuan bulat untuk memasukkan ke dalam catatan sidang teknologi luar biasa yang rupanya tidak diketahui oleh Menteri: Ini adalah baterai. Cina sudah menguasainya. Itulah sebabnya mereka mendominasi kami dalam energi bersih. Saya ingin memasukkannya ke dalam catatan."

Komentar Huffman disambut dengan senyum oleh Westerman. Sindiran tersebut kemudian menjadi viral setelah diposting oleh jurnalis Aaron Rupar di media sosial.

Burgum membalas dengan menyatakan bahwa Cina, sebagai negara penghasil emisi terbesar di dunia, juga harus dimasukkan dalam catatan tersebut. Huffman menjawab bahwa Cina justru memproduksi "jauh lebih banyak energi bersih".

Pertukaran pendapat tersebut akhirnya dihentikan oleh Westerman untuk mengakhiri perdebatan.

Sebagai mantan Gubernur North Dakota, Burgum memiliki hubungan erat dengan industri minyak dan gas. Ia juga dikenal memiliki sikap yang tidak ramah terhadap energi bersih, sejalan dengan Presiden Trump yang menyebut perubahan iklim sebagai "penipuan". Namun, setidaknya, Burgum seharusnya mengetahui bahwa energi surya sangat terbantu dengan adanya teknologi penyimpanan baterai.