Meta baru-baru ini mengumumkan uji coba fitur baru di platform Threads. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menandai akun resmi Meta AI guna mendapatkan jawaban atas pertanyaan atau konteks tambahan terkait percakapan yang sedang berlangsung.

Bagi pengguna yang aktif di X (sebelumnya Twitter), fitur ini terdengar mirip dengan cara pengguna menandai akun xAI Grok di sana. Namun, seperti dilaporkan Engadget, pengguna Threads dengan cepat menyadari satu masalah besar: mereka tidak dapat memblokir akun Meta AI tersebut.

Ketidakmampuan untuk memblokir akun AI ini memicu ketidakpuasan di kalangan pengguna. Banyak yang merasa terganggu karena kehadiran akun AI yang otomatis terlibat dalam percakapan tanpa izin eksplisit. Beberapa pengguna bahkan mengungkapkan kekecewaan mereka di media sosial dengan tagar #ThreadsAI.

Meta sendiri tengah giat mengembangkan teknologi AI untuk mengejar ketertinggalan dari kompetitor seperti OpenAI dan Google. Pada April lalu, Meta meluncurkan model AI terbaru bernama Muse Spark, yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan platformnya dalam memahami dan merespons percakapan pengguna.

Langkah Meta untuk mengintegrasikan AI ke dalam Threads ini juga dianggap sebagai upaya untuk memperkuat daya saing platformnya di tengah persaingan ketat antar media sosial. Namun, tanpa opsi untuk memblokir akun AI, banyak pengguna yang khawatir akan hilangnya kendali atas pengalaman mereka di Threads.

Sejauh ini, Meta belum memberikan tanggapan resmi mengenai keluhan pengguna terkait fitur AI yang tidak dapat diblokir ini. Para pengguna masih menantikan klarifikasi lebih lanjut apakah opsi pemblokiran akan ditambahkan di masa mendatang.

Sumber: The Verge