Rencana Energi Platner: Pembekuan Tarif Listrik Nasional

Graham Platner, calon Demokrat untuk Senat AS dari Maine, meluncurkan rencana energi pada Jumat (14/6) yang mencakup pembekuan tarif listrik nasional. Langkah ini bertujuan mengatasi lonjakan harga listrik yang semakin tinggi, yang diduga dipicu oleh pembangunan data center untuk memenuhi permintaan energi yang meningkat. Meskipun demikian, rencana tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan data center sebagai penyebab utama.

Kekhawatiran terhadap AI dan Dampaknya

Dalam wawancara pasca-peluncuran rencana tersebut, Platner mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak AI dan data center. Ia menyebutkan, "Saya sangat prihatin terhadap AI secara umum—dampaknya terhadap tenaga kerja, pengawasan massal, dan manipulasi pasar. Hal-hal ini sangat menakutkan bagi saya."

Platner juga menekankan kurangnya persiapan regulasi terhadap perkembangan teknologi ini. "Kita menghadapi teknologi dan realitas yang sama sekali tidak siap kita atur. Ini sangat menakutkan untuk sesuatu yang begitu besar, mahal, dan berdampak seperti AI serta infrastruktur yang dibutuhkan untuk menggerakkannya," katanya.

Dukungan terhadap Moratorium Data Center

Meskipun Platner berhati-hati dalam wawancara untuk tidak secara terbuka mendukung moratorium nasional data center, ia sebelumnya telah menyatakan dukungan penuh terhadap ide tersebut. Pada 6 Maret, dalam wawancara dengan aktivis lingkungan yang mempertimbangkan untuk mendukungnya, Platner ditanya apakah ia mendukung penghentian pembangunan data center yang cepat. Ia juga ditanya apakah ia akan ikut mensponsori undang-undang yang diajukan oleh Senator Vermont, Bernie Sanders, dan Anggota Kongres New York, Alexandria Ocasio-Cortez, yang akan melarang sementara proyek data center baru.

Platner menjawab, "Ya dan ya. Ini mungkin pertanyaan paling mudah yang akan saya jawab hari ini," menurut rekaman percakapan internal yang dibagikan kepada saya oleh Food and Water Watch (FWW). FWW adalah salah satu dari empat organisasi yang terlibat dalam panggilan tersebut, dan ketiganya mengumumkan dukungan mereka terhadap kampanye Platner pada Selasa pagi.

Tim kampanye Platner menolak untuk memberikan komentar mengenai video tersebut.

Pertarungan Sengit untuk Kursi Senat

Pertarungan untuk kursi Senat ini sangat krusial bagi Demokrat. Kursi ini menjadi salah satu dari sedikit kursi yang akan menentukan kendali Senat AS. Platner, seorang petani tiram berusia 41 tahun yang baru pertama kali terjun ke dunia politik, berhadapan dengan Senator Republik Susan Collins, yang telah menjabat selama lima periode dan berusia 73 tahun.

Maine, yang memilih Kamala Harris pada 2024 dengan selisih sekitar tujuh poin, menunjukkan persaingan yang ketat dalam jajak pendapat awal. Collins telah bertahan selama ini di kantor karena alasan tertentu. Negara bagian ini juga menjadi medan pertempuran utama dalam politik energi modern.

Maine Menghadapi Kenaikan Harga Listrik Tertinggi

Maine menderita beberapa tarif listrik tertinggi di negara bagian AS. Negara bagian ini juga mengalami kenaikan biaya tahunan paling tajam; tagihan listrik di sana telah naik setidaknya 8,3% hanya dalam setahun terakhir, menurut data dari Heatmap dan MIT Electricity Price Hub. Dan harga diprediksi akan terus meningkat. Meskipun negara bagian ini belum banyak mengalami dampak dari pembangunan data center, lonjakan permintaan energi yang dipicu oleh data center di wilayah lain turut berkontribusi terhadap krisis tarif listrik nasional.