Dealer Toyota Diberi Peringatan tentang Kekurangan Minyak Pelumas

Menjelang musim berkendara musim panas, tantangan tidak hanya datang dari harga bahan bakar yang melonjak. Kekurangan pasokan minyak pelumas motor tertentu kini menjadi ancaman baru bagi para pengemudi. Meskipun belum ada indikasi krisis langsung di pasaran eceran, pemilik Toyota hybrid generasi saat ini perlu waspada terhadap rencana ganti oli berikutnya.

Toyota dilaporkan telah mengirimkan PANT Bulletin (Parts Accessories News Today) kepada seluruh bengkel resmi pada akhir April 2024. Dalam surat edaran tersebut, Toyota memperingatkan akan terjadinya kekurangan pasokan oli motor dengan viskositas tertentu, yaitu 0W-8 dan 0W-16. Kekurangan ini disebabkan oleh kendala produksi dan logistik dalam rantai pasok petrokimia global, menurut ExxonMobil sebagai pemasok utama oli asli Toyota.

Oli Pengganti Dianjurkan untuk Mengatasi Kekurangan

Untuk mengantisipasi kelangkaan, Toyota memberikan panduan penggantian oli kepada dealer. Rekomendasi tersebut meliputi:

  • Untuk oli 0W-8: Gunakan oli pengganti satu hari dalam seminggu.
  • Untuk oli 0W-16: Gunakan oli pengganti satu hari setiap dua minggu.
  • Atau, terapkan persentase penggantian sesuai dengan pedoman yang ditetapkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Panduan ini bersifat sementara dan hanya berlaku untuk satu kali interval servis. Toyota menekankan bahwa penggantian oli tidak dimaksudkan untuk digunakan jangka panjang. Setiap penggantian hanya diizinkan sebagai solusi darurat selama masa kekurangan pasokan.

Apakah Oli Pengganti Aman untuk Mobil Anda?

Menurut Toyota, penggantian oli dengan viskositas yang lebih tinggi masih dalam batas aman. Perusahaan telah menyiapkan protokol penggantian jika oli spesifik tidak tersedia. Namun, perlu diketahui bahwa oli dengan viskositas lebih berat dapat meningkatkan gesekan antar komponen mesin, sehingga mengurangi efisiensi dan meningkatkan panas. Sebaliknya, oli ringan justru memberikan pelumasan optimal, tetapi tidak cocok untuk mesin dengan toleransi tertentu.

"Panduan penggantian ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan nasional dan memastikan layanan tetap berjalan selama masa sulit," ujar pihak Toyota dalam surat edaran tersebut.

Langkah Selanjutnya bagi Pemilik Toyota Hybrid

Meskipun Toyota belum memberikan konfirmasi resmi mengenai surat edaran tersebut, pemilik Toyota hybrid disarankan untuk:

  • Menghubungi bengkel resmi untuk mengetahui ketersediaan oli asli.
  • Menerima penggunaan oli pengganti jika benar-benar diperlukan.
  • Memantau perkembangan informasi dari Toyota mengenai pasokan oli.

Saat ini, Toyota belum merespons permintaan konfirmasi mengenai keaslian surat edaran tersebut. Namun, langkah-langkah pencegahan yang diambil menunjukkan kesiapan perusahaan dalam menghadapi potensi krisis pasokan.

Sumber: The Drive