Russell Brand kembali menjadi sorotan setelah wawancara yang canggung dengan Piers Morgan di acara Piers Morgan Uncensored pada Jumat (14/6). Morgan meminta Brand untuk membacakan ayat Alkitab yang pernah ia bawa ke pengadilan, namun Brand justru kebingungan mencari halaman yang dimaksud.
Morgan memulai pertanyaan dengan nada sinis, "Bolehkah saya kembali ke pertanyaan mengenai Alkitab Anda? Apakah itu Alkitab yang Anda bawa ke pengadilan? Baiklah. Apa pemikiran Anda membawa Alkitab ke pengadilan? Saya melihat Anda membaca beberapa ayat—ayat mana yang relevan bagi Anda?"
Brand, yang terlihat memegang Alkitab pada Februari lalu saat membantah tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual, mencoba menenangkan diri sembari membolak-balik halaman. Ia sempat mengeluh, "Saya harus tenang." Namun, ia tampak kesulitan menemukan ayat yang dimaksud dan hanya menyebutkan bahwa ayat tersebut berasal dari kitab Yesaya.
"Di sini tertulis... ayat yang saya baca hari itu—bukan ini. Saya tidak bisa menemukan ayat yang tepat hari itu, tapi ini cukup," ujar Brand sambil menunjukkan ayat dari Yesaya 12:1.
"Aku mau memuji-muji Engkau, ya Tuhan, sebab walaupun Engkau marah terhadap aku, murka-Mu telah surut dan Engkau telah menghibur aku."
Momen canggung tersebut langsung menjadi viral di media sosial. Banyak pengguna platform X (sebelumnya Twitter) yang mengecam pertukaran pendapat tersebut sebagai "mengerikan" dan "tidak nyaman".
- "Mengerikan," komentar seorang pengguna X.
- "Bagaimana dia bisa pulih dari ini?" ujar pengguna lain.
- "Ini sangat menyakitkan untuk ditonton. Piers Morgan meminta Russell Brand membaca ayat yang relevan saat dia membawa Alkitab ke pengadilan," tulis pengguna ketiga.
- "Yang terjadi selanjutnya mungkin menjadi salah satu percakapan paling canggung yang pernah Anda lihat minggu ini," tambah pengguna keempat.
Beberapa netizen juga menyoroti sisi humor dalam momen tersebut. Salah satu pengguna menulis, "Kameramen benar-benar legendaris dengan split screen-nya."
Russell Brand saat ini tengah menunggu sidang atas tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual yang menimpanya. Ia awalnya didakwa dengan lima tuduhan pada April 2023, termasuk dua kasus pemerkosaan, dua kasus pelecehan seksual, dan satu kasus pelecehan tidak senonoh. Pada Desember 2023, ia ditambahkan satu tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan pelecehan seksual, yang semuanya dibantahnya.
Investigasi terhadap kasus ini dimulai pada September 2023 setelah korban mengungkapkan insiden yang diduga terjadi antara tahun 2006 hingga 2013. Dua tuduhan baru terkait insiden pada tahun 2009.
Dalam wawancara tersebut, Brand juga sempat berkomentar, "Saya selalu mengatakan kepada kalian bahwa ketika saya muda dan lajang, sebelum memiliki istri dan keluarga—yang ada di luar sana, anak-anak cantik saya—saya adalah seorang bodoh. Saya bodoh sebelum hidup dalam terang Tuhan."