Deadpool Akan Berubah Peran Menjadi Karakter Pendukung

Sejak film pertamanya dirilis pada 2016, Deadpool atau Wade Wilson selalu menjadi pusat perhatian. Dengan kemampuannya untuk memecah dinding keempat, ia selalu menonjol dalam setiap adegan. Namun, Ryan Reynolds kini memiliki rencana berbeda untuk karakter ini.

Dalam wawancara di acara Today Show, Reynolds mengungkapkan bahwa ia sedang mengembangkan proyek baru untuk Deadpool, tetapi dengan peran yang berbeda. "Saya memiliki beberapa ide tertulis, tetapi saya tidak akan menjadikannya sebagai pusat lagi," kata Reynolds. "Menurut saya, ia adalah karakter pendukung. Ia adalah sosok yang hebat dalam sebuah kelompok."

Alasan di Balik Perubahan Peran Deadpool

Meskipun ketiga film Deadpool sukses dan karakter ini telah menjadi favorit sejak debutnya di komik pada 1993, tidak semua penonton menyukai gaya humor dan keempat dinding yang dimilikinya. Gaya bercanda yang berlebihan dan keterkaitan erat dengan persona publik Reynolds terkadang dianggap melelahkan.

Film Deadpool Wolverine seolah menjadi penutup bagi versi Deadpool yang selama ini dikenal. Film tersebut menampilkan sejarah pahlawan Marvel Fox abad ke-20 dan mengakhiri cerita dengan memisahkan mereka dari MCU. Dengan dirilisnya Avengers: Doomsday dan Avengers: Secret Wars yang menghancurkan realitas tersebut dan memperkenalkan X-Men baru ke dalam MCU, Deadpool harus menemukan peran baru.

Sejarah Deadpool yang Selalu Berubah

Deadpool pertama kali muncul di komik The New Mutants #98 pada 1991, diciptakan oleh Fabian Nicieza dan Rob Liefeld. Awalnya, karakter ini hanya dianggap sebagai tiruan dari Deathstroke milik DC Comics. Namun, setelah Joe Kelly mengambil alih pada 1997 dengan Deadpool #28, karakter ini mulai berkembang dengan kesadaran meta yang membedakannya dari Deathstroke.

Kesadaran meta inilah yang membuat Deadpool sukses di layar lebar. Namun, dalam komik, Deadpool juga terbukti mampu berperan sebagai bagian dari tim. Salah satu contoh terbaik adalah dalam seri Uncanny X-Force karya Rick Remender dan Jerome Opeña pada 2011. Di sana, Deadpool tidak hanya menjadi pusat perhatian, tetapi juga berkontribusi dalam cerita dengan cara yang lebih kreatif.

Deadpool dalam Tim: Contoh dari Komik

  • Kesadaran Meta yang Berbeda: Rekan satu tim seperti Psylocke dan Fantomex tidak terpengaruh oleh keempat dinding Deadpool, bahkan menganggapnya sebagai bagian dari kegilaannya.
  • Penggunaan Faktor Penyembuhan yang Kreatif: Dalam seri tersebut, Deadpool bahkan rela memotong bagian tubuhnya sendiri untuk menyelamatkan Archangel yang kelaparan.

Apa yang Diharapkan dari Deadpool di Masa Depan?

Dengan perubahan peran ini, Reynolds berharap Deadpool dapat tetap relevan tanpa harus selalu menjadi pusat perhatian. Peran sebagai karakter pendukung memungkinkan Deadpool untuk tetap eksis di MCU yang baru, terutama setelah peristiwa besar dalam Avengers: Secret Wars.

Apakah langkah ini akan diterima oleh penggemar? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Namun, satu hal yang pasti: Deadpool akan terus berevolusi, seperti yang telah dilakukannya sejak awal kemunculannya di komik.