Sean Plankey, calon Direktur Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS (CISA), resmi menarik diri dari nominasi yang diajukan Presiden Donald Trump. Ia mengumumkan keputusan tersebut melalui surat yang dilihat oleh CyberScoop pada Rabu (11/9/2024).

"Saat ini, saya meminta Presiden untuk mencabut nominasi saya dari pertimbangan lebih lanjut," tulis Plankey. "Setelah 13 bulan sejak nominasi pertama, jelas Senat tidak akan mengonfirmasi saya."

Penarikan diri Plankey terjadi beberapa minggu setelah Senat mengonfirmasi MarkWayne Mullin sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, induk organisasi CISA. Dalam suratnya, Plankey menekankan pentingnya CISA memiliki pemimpin yang dikonfirmasi tanpa penundaan.

"Negara dan Menteri Keamanan Dalam Negeri MarkWayne Mullin membutuhkan Direktur CISA yang dikonfirmasi tanpa penundaan," tulisnya. "Meskipun saya meminta pencabutan nominasi, saya mendukung sepenuhnya nominasi Presiden untuk CISA dan berharap kesuksesan berkelanjutan bagi Amerika Serikat."

Nominasi Plankey sebelumnya dianggap sudah mati pada akhir 2023. Namun, renominasinya pada awal 2024 mengejutkan banyak pihak. CBS melaporkan pengajuan dokumen tersebut kemungkinan merupakan kesalahan administratif, meski Gedung Putih membantahnya.

Alasan Penundaan Senat

Sejumlah senator, termasuk dari Partai Republik, menunda konfirmasi Plankey karena alasan di luar keamanan siber. Salah satu yang paling menonjol adalah Senator Rick Scott (R-Fla), yang menahan nominasi karena kontrak Coast Guard dengan perusahaan Florida yang sebagian dibatalkan DHS.

Plankey sendiri pernah menjabat sebagai penasihat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem mengenai urusan Coast Guard sebelum pensiun dari dinas tersebut bulan lalu. Sementara menunggu konfirmasi, jabatan Direktur CISA sementara dipegang oleh Bridget Bean, lalu Madhu Gottumukkala, yang baru saja meninggalkan posisi tersebut karena keluhan atas kepemimpinannya. Saat ini, Nick Andersen menjabat sebagai Direktur CISA sementara.

Dukungan dan Rencana Selanjutnya

Plankey mengaku telah berdiskusi dengan Mullin mengenai penarikan diri. Ia menyebut hubungan mereka positif dan mendukung kepemimpinan Mullin di DHS. Selain itu, Plankey memuji Andersen sebagai "salah satu ahli keamanan siber paling kompeten di negara ini."

Laporan penarikan diri Plankey pertama kali diumumkan oleh Politico. Sementara itu, Gedung Putih, DHS, dan CISA tidak memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar.

Dampak terhadap CISA

Penarikan diri Plankey menambah ketidakpastian di CISA, yang sudah mengalami banyak perubahan sejak pemerintahan Trump. Presiden telah memangkas anggaran dan personel di CISA, dengan banyak pejabat senior keluar atau diberhentikan. Ia juga mengusulkan pemotongan anggaran lebih dalam untuk tahun fiskal 2027.

Sumber: CyberScoop