Kash Patel, mantan Direktur FBI, mengungkapkan bahwa lembaga tersebut sempat dikucilkan dari penyelidikan kasus hilangnya Nancy Guthrie sejak awal. Dalam wawancara di podcast Sean Hannity’s Hang Out pada Selasa (11/6), Patel menyatakan bahwa FBI siap membantu, namun ditolak selama empat hari.
Patel menjelaskan, "Empat puluh delapan jam pertama dalam kasus menghilangnya seseorang adalah yang paling krusial. Ini adalah kewenangan penegak hukum negara bagian dan lokal. Tugas kami di FBI adalah menawarkan bantuan: 'Apa yang Anda butuhkan? Bagaimana kami bisa membantu?' Namun selama empat hari, kami dikucilkan dari investigasi."
Setelah akhirnya diizinkan turun tangan, FBI berhasil mendapatkan rekaman dari Ring doorbell dan bekerja sama dengan Google untuk mengakses data yang tersimpan. "Kami bisa mendapatkan gambar itu, serta data lain, beberapa hari lebih awal jika kami tidak dikucilkan sejak awal," ujar Patel.
Patel juga membahas mengenai sampel DNA yang ditemukan di TKP. FBI menawarkan untuk memprosesnya di laboratorium terbaik di dunia, Quantico. "Kami siap memproses DNA tersebut. Saya mengerahkan ratusan agen dan staf intelijen ke Phoenix dan Tucson hanya untuk kasus ini. Kami menawarkan untuk membawa DNA ke Quantico menggunakan pesawat siap terbang, namun Sheriff Pima County memilih mengirimkannya ke Florida," kata Patel.
Ia menambahkan, "Laboratorium kami adalah yang terbaik di dunia. Kami bisa menganalisisnya dalam hitungan hari dan mungkin mendapatkan informasi lebih banyak. Sayangnya, kami tidak diberi kesempatan itu. Saya memahami frustrasi semua pihak."
Nancy Guthrie, ibu dari pembawa acara Today Savannah Guthrie, terakhir terlihat pada malam 31 Januari 2024 setelah makan malam dan bermain game di rumahnya di Tucson, Arizona. Ia dilaporkan hilang pada pertengahan hari 1 Februari 2024.