Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendesak perusahaan hiburan Disney untuk memberhentikan komedian Jimmy Kimmel usai komentar kontroversialnya mengenai Melania Trump. Kimmel membuat pernyataan tersebut dalam sebuah sketsa yang ditayangkan di acara White House Correspondents' Dinner pada Kamis (25/4).

Dalam sketsa itu, Kimmel menggambarkan Melania Trump sebagai sosok yang terlihat seperti "janda hamil"—ungkapan yang dianggap merendahkan oleh banyak pihak. Tayangan tersebut disiarkan hanya beberapa hari sebelum terjadinya upaya pembunuhan terhadap Trump pada Sabtu (27/4). Pada saat itu, Trump dan Melania hadir dalam acara tersebut dan sempat dievakuasi dari ruang ballroom karena ancaman keamanan.

Trump, yang belakangan kerap dikaitkan dengan spekulasi mengenai kesehatannya, menanggapi keras komentar Kimmel. Ia menyebut pernyataan tersebut sebagai pemicu yang berbahaya dan mendorong masyarakat untuk marah. "Saya menghargai banyaknya orang yang marah terhadap ucapan Kimmel yang sangat tidak pantas," tulis Trump dalam pernyataannya, sebagaimana dilansir berbagai media.

Komentar Kimmel menuai protes dari berbagai kalangan, termasuk tokoh politik dan publik figur. Beberapa pihak menilai pernyataannya tidak hanya tidak profesional, tetapi juga berpotensi memicu ketegangan lebih lanjut di tengah situasi politik yang sudah memanas. Sementara itu, Disney belum memberikan tanggapan resmi mengenai tuntutan Trump tersebut.

Acara White House Correspondents' Dinner sendiri dikenal sebagai ajang humor dan sindiran ringan terhadap pemerintahan, namun kali ini sketsa yang disajikan Kimmel justru memicu kontroversi yang lebih luas. Kimmel, yang dikenal dengan gaya komedinya yang sering menyindir tokoh publik, kini menjadi sorotan akibat ucapannya yang dianggap melampaui batas.

Sumber: The Verge