Polisi Parker, Colorado, meluncurkan sistem pelaporan daring untuk mengatasi penggunaan sepeda motor listrik, sepeda gunung listrik, dan sepeda motor listrik berkekuatan tinggi yang melanggar aturan di wilayah mereka. Melalui portal "E-Bike, Dirt Bike, E-Motorcycle Safety Reporting", warga dapat melaporkan aktivitas berkendara tidak aman secara anonim dengan memberikan lokasi, deskripsi pengendara, dan detail pelanggaran yang terjadi.

Formulir pelaporan mencakup berbagai opsi pelanggaran, seperti balap liar, perubahan jalur tidak aman, melanggar rambu berhenti, hingga tidak ada tindakan berbahaya tetapi melanggar aturan. Polisi menekankan perbedaan antara sepeda listrik yang sah untuk komuter dan rekreasi dengan sepeda motor listrik yang sulit dioperasikan tanpa pedal.

Menurut polisi, banyak pengendara diduga menggunakan sepeda motor listrik tanpa izin, asuransi, atau registrasi resmi. Selain itu, penggunaan ilegal ini juga merusak taman, jalur, dan properti pribadi. Kasus serupa telah meningkat di berbagai negara bagian AS, termasuk insiden di California yang menewaskan seorang lansia akibat pengendara sepeda motor listrik berusia 14 tahun.

Polisi Parker menyatakan bahwa sistem ini bertujuan menciptakan jaringan penegakan hukum yang melibatkan partisipasi warga. Meskipun mendukung sistem ini sebagai upaya meningkatkan keselamatan publik, sebagian pihak menilainya sebagai bentuk perluasan pengawasan dalam aktivitas sehari-hari. Seorang warga lokal berpendapat,

"Ini bukan masalah sepeda listrik atau motor listrik, melainkan masalah perilaku pengendara. Jika anak-anak kabur dari polisi, itu adalah tanggung jawab orang tua. Intinya, ini tentang pengendara, bukan moda transportasinya."

Keberhasilan sistem ini sebagai model bagi kota lain atau menjadi perdebatan tentang pengawasan dan mobilitas mikro masih belum jelas. Namun, yang pasti, pemerintah daerah dan polisi semakin tidak sabar menghadapi penggunaan sepeda motor listrik berkekuatan tinggi yang beroperasi di area abu-abu hukum, terutama dengan meningkatnya jumlah kecelakaan, keluhan, dan video viral di media sosial.

Sumber: CarScoops