Investigator Krypto Menuding Bitget Biarkan Penipuan
Investigator kripto ternama, ZachXBT, melontarkan tuduhan keras terhadap eksekutif Bitget. Menurutnya, bursa tersebut membiarkan penipuan beroperasi secara diam-diam setelah 10 dompet baru menarik dana senilai $480 juta dalam token LAB dalam waktu 12 jam. Jumlah ini mencakup 32% dari total pasokan LAB yang beredar.
Keterlibatan Tim LAB dan Skema Pump and Dump
Investigator lain, Specter Analyst, mengungkapkan bahwa tim LAB diduga telah menyetor jutaan dolar token tersebut ke Bitget sebelum terjadi lonjakan harga pada awal Mei. Temuan ini memunculkan kecurigaan bahwa LAB terlibat dalam skema pump and dump terkoordinasi yang turut menguntungkan Bitget.
ZachXBT bahkan menuding Shawn Liu, pendiri Bitget, sebagai "bos besar" yang terlibat dalam praktik mencurigakan tersebut. Sementara itu, CEO Bitget, Gracy Chen, disebut sebagai "wajah publik" operasional bursa.
Analisis Mencurigakan dan Tuduhan Kartel
Data dari Lookonchain menunjukkan bahwa 10 dompet baru telah menarik 100 juta token LAB senilai $480,33 juta dari Bitget dalam 12 jam terakhir. ZachXBT kemudian menyebut Bitget sebagai "kartel" yang selama ini beroperasi tanpa hambatan karena menguntungkan pihak internal.
"Mereka tidak peduli selama mereka untung. Saatnya publik mulai menyerang balik," tegas ZachXBT. Ia juga mengumumkan hadiah $10.000 bagi siapa pun yang memiliki informasi insider mengenai pendiri LAB, Vova Sadkov, serta pencatatan LAB di Bitget dan bursa lain seperti Bybit, Binance, dan OKX.
"Para penipu ini semakin merusak reputasi industri. Ini tidak boleh dibiarkan tanpa hukuman," tambahnya.
Kasus Serupa di Bitget: Token RAVE yang Ambruk
Pada April lalu, Bitget juga mencatatkan token $RAVE yang menimbulkan kecurigaan karena volume perdagangan melampaui $300 juta sebelum harga anjlok 97% dalam hitungan hari. Beberapa bursa lain, termasuk Bitget, menyatakan akan menyelidiki kasus tersebut, namun ZachXBT menilai responsnya terlalu lambat.
"Bursa kripto terlalu lambat bereaksi terhadap ambruknya RAVE," ujarnya. Pada 7 Mei, 20 hari setelah CEO Bitget, Gracy Chen, berjanji untuk menyelidiki pencatatan RAVE, ZachXBT mencatat belum ada pembaruan mengenai investigasi tersebut.
Sejarah Kontroversi Bitget
Pada 2021, Bitget sempat ditangguhkan regulator Singapura karena menolak untuk mendelist token yang terinspirasi dari grup musik BTS asal Korea Selatan. Token tersebut menggunakan gambar tidak berlisensi, sehingga menimbulkan pelanggaran hak cipta.
Bitget, yang mengklaim tidak memiliki kantor pusat resmi dan memiliki pusat regional di seluruh dunia, mencatatkan volume perdagangan lebih dari $1 miliar dalam seminggu terakhir. Meskipun demikian, praktik operasionalnya terus menuai kecaman dari para investigator kripto.
Protos telah menghubungi Bitget untuk memberikan tanggapan atas tuduhan terkait pencatatan LAB. Artikel ini akan diperbarui jika ada tanggapan resmi.