Chicago Sky secara resmi memutus kontrak Hailey Van Lith, pengumuman yang disampaikan tim pada Senin sore. Van Lith dipilih sebagai pilihan ke-11 dalam Draft WNBA 2025, namun tidak masuk rotasi utama di musim perdananya.
Selama musim rookie, ia hanya tampil dalam 29 pertandingan dengan rata-rata 3,5 poin, 1,1 rebound, dan 1,6 assist per game. Musim dingin lalu, Van Lith bermain sebagai pemain pengembangan di Unrivaled, liga basket profesional 3 lawan 3 di Miami yang didirikan oleh Napheesa Collier dan Breanna Stewart.
Meskipun demikian, performanya di pra-musim Chicago Sky menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam dua pertandingan pra-musim, ia mencetak rata-rata 12,5 poin dan 4,5 assist dengan persentase tembakan 71,4% dari lapangan. Pada pertandingan pembuka pra-musim, ia bahkan mencetak 20 poin dengan catatan sempurna 8 dari 8 tembakan.
Sayangnya, keputusan Chicago Sky untuk melepasnya tetap diambil. Dalam cuitan di Twitter, tim mengucapkan terima kasih kepada Van Lith dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.
"Terima kasih, Hailey 🩵 Semoga masa depanmu semakin cerah!" — Chicago Sky (@chicagosky)
Keputusan ini menimbulkan pertanyaan mengenai susunan pemain Chicago Sky. Saat ini, tim memiliki beberapa pemain belakang veteran, termasuk Skylar Diggins-Smith yang merupakan tujuh kali All-Star dan baru saja menyelesaikan musim kuat bersama Seattle Storm. Sayangnya, Courtney Vandersloot dan DiJonai Carrington saat ini sedang menjalani pemulihan cedera, masing-masing dari robekan ACL dan cedera kaki.
Jacy Sheldon, yang didatangkan melalui perdagangan musim ini, dan Gabriela Jaquez, pilihan kelima dalam draft bulan lalu, melengkapi susunan pemain belakang. Meskipun Van Lith menunjukkan potensi di pra-musim, keputusan Chicago Sky untuk mempertahankan pemain berpengalaman dan pemain muda lainnya menjadi prioritas.