Perusahaan Bisa Bangun Sendiri Proyek Energi Bersih di Georgia
Georgia Power, perusahaan utilitas terbesar di Georgia, meluncurkan program inovatif bernama Customer-Identified Resource yang memungkinkan perusahaan untuk membangun dan mendanai proyek energi bersih mereka sendiri. Program ini mendapat dukungan bipartisan dari Komisi Layanan Publik negara bagian dan dijadwalkan akan dibuka pada musim panas ini.
Sebelumnya, perusahaan yang ingin menggunakan energi bersih harus bergantung pada jaringan listrik yang dikelola oleh utilitas, yang sebagian besar masih menggunakan bahan bakar fosil seperti batu bara dan gas alam. Program baru ini memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk lebih aktif dalam mengurangi jejak karbon mereka.
Bagaimana Program Ini Berfungsi?
Melalui program ini, perusahaan dapat:
- Membiayai proyek energi bersih yang tidak terpilih dalam proses lelang reguler Georgia Power.
- Mengembangkan proyek energi bersih mereka sendiri di dalam negara bagian Georgia.
- Bekerja sama dengan utilitas untuk membawa proyek-proyek tersebut ke dalam jaringan listrik.
"Program ini memberikan kesempatan pertama bagi pelanggan untuk mengidentifikasi dan membawa proyek-proyek mereka ke Georgia Power," kata Priya Barua, Direktur Senior Kemitraan dan Inovasi Utilitas di Corporate Energy Buyers Association (CEBA). Barua terlibat dalam pengembangan inisiatif ini bersama dengan utilitas dan pemangku kepentingan lainnya.
Dukungan untuk Proyek Energi Bersih yang Lebih Besar
Program ini juga membuka peluang bagi perusahaan kecil dan menengah untuk berpartisipasi dalam proyek energi bersih. "Program ini memungkinkan banyak pelanggan untuk membawa proyek bersama-sama, yang benar-benar membuka program ini bagi berbagai pelanggan komersial dan industri berskala kecil hingga menengah," tambah Barua.
Sebagai contoh, Meta telah membangun ladang surya di Georgia untuk mendukung pusat data mereka di Social Circle. Namun, pusat data tersebut masih mendapatkan sebagian energinya dari koperasi listrik setempat, bukan dari Georgia Power. Dengan program baru ini, perusahaan-perusahaan seperti Meta dapat lebih terlibat dalam pembangunan proyek energi bersih di dalam jaringan Georgia Power.
Harapan untuk Masa Depan Energi Bersih di Georgia
Georgia saat ini menempati peringkat kedelapan di Amerika Serikat untuk kapasitas energi surya, menurut Asosiasi Industri Energi Surya (SEIA). Namun, para pendukung energi terbarukan berargumen bahwa negara bagian ini dapat menambah kapasitas surya lebih cepat lagi.
Permintaan energi di Georgia meningkat pesat, terutama karena pertumbuhan pusat data. Georgia Power berencana untuk memenuhi sebagian besar permintaan baru ini dengan pembangkit listrik tenaga gas alam. Namun, para aktivis lingkungan dan konsumen berpendapat bahwa sebagian atau seluruh permintaan tersebut dapat dipenuhi dengan energi terbarukan dan program efisiensi energi.
Program Customer-Identified Resource ini diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian dari permintaan energi baru tersebut dengan cara yang lebih berkelanjutan. "Program ini bisa menjadi model bagi utilitas lain di seluruh negeri," kata Barua.