Harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat kembali melonjak, menyentuh level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Rata-rata nasional untuk bensin kini mencapai $4,176 per galon, sementara solar mencapai $5,461 per galon.

Kenaikan harga ini sangat signifikan dibandingkan tahun lalu. Pada periode yang sama, bensin hanya berharga $3,150 per galon, yang berarti terjadi kenaikan sebesar $1,026 atau 33% dalam setahun. Sementara itu, solar naik hampir $2 per galon dalam setahun terakhir dan kini mendekati rekor tertinggi sepanjang masa, yaitu $5,816 per galon yang tercatat pada Juni 2022.

Menurut data dari AAA, kenaikan harga bensin dalam 24 jam terakhir mencapai 6,5 sen, sementara dalam seminggu naik 15,4 sen dan dalam sebulan naik 20 sen. Kondisi ini menunjukkan tren peningkatan yang tajam dan mengkhawatirkan bagi konsumen.

Perbedaan Harga BBM Berdasarkan Negara Bagian

Harga BBM bervariasi secara signifikan di seluruh Amerika Serikat. Di California, rata-rata harga bensin mencapai $5,965 per galon, sementara solar mencapai $7,480 per galon. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara bagian lain seperti Oklahoma, di mana bensin berharga $3,634 per galon dan solar $4,731 per galon.

Meskipun harga di Oklahoma masih jauh dari rekor tertinggi negara bagian tersebut, perbedaan ini menunjukkan ketimpangan yang besar dalam biaya hidup antarwilayah.

Penyebab Kenaikan Harga dan Ketidakpastian Geopolitik

Ketegangan di Selat Hormuz, yang merupakan jalur pelayaran strategis, menjadi salah satu faktor utama penyebab kenaikan harga BBM. Selat ini saat ini dalam keadaan tertutup akibat konflik yang melibatkan Iran, sehingga pasokan minyak global terganggu.

Meskipun sempat ada harapan penurunan harga ketika konflik di Iran tampak mereda, situasi kini kembali tidak menentu. Presiden AS, Donald Trump, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa Iran berada dalam "keadaan kolaps" dan mendesak Amerika Serikat untuk membuka Selat Hormuz guna menstabilkan pasokan minyak. Namun, klaim tersebut masih belum dapat diverifikasi kebenarannya.

Para ahli energi memperingatkan bahwa tanpa resolusi yang jelas terhadap ketegangan geopolitik ini, harga BBM kemungkinan akan terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

Sumber: CarScoops