Gubernur Illinois, JB Pritzker, menyatakan yakin dakwaan baru Departemen Kehakiman (DOJ) terhadap mantan Direktur FBI, James Comey, akan dibatalkan. Ia menegaskan bahwa seluruh kasus ini bermula dari unggahan foto kerang di pantai yang tidak memiliki dasar hukum.

Pernyataan Pritzker disampaikan dalam wawancara di acara Deadline: White House di MSNBC, Selasa (14/5). Ia menyebut dakwaan terhadap Comey sebagai serangan terhadap Amendemen Pertama (kebebasan berpendapat) dan upaya untuk menindas lawan politik.

"Ini bukan dakwaan pertama yang dilayangkan kepada Comey," kata Pritzker kepada pembawa acara, Nicolle Wallace. "Ini juga bukan pertama kalinya pemerintahan Trump menargetkan seseorang yang dianggap musuh politik."

Lebih lanjut, Pritzker mengecam tindakan Trump yang mengancam akan memenjarakannya tanpa bukti. "Ia mengancam akan memenjarakan saya meski tidak ada bukti kejahatan apa pun. Ia hanya mengumumkan keinginannya untuk memenjarakan saya," ujarnya. "Ia berpikir bisa menggunakan kekuasaan pemerintah federal untuk menindas orang yang tidak disukainya."

Pritzker juga mengkritik keras dakwaan DOJ terhadap Comey, terutama setelah acara White House Correspondents' Dinner yang dibatalkan. Acara tersebut seharusnya menjadi perayaan atas perlindungan Amendemen Pertama. "Mereka benar-benar mencoba menuntut seseorang hanya karena menyampaikan pendapatnya," tegasnya.

Menurut Pritzker, satu-satunya "bukti" yang digunakan DOJ adalah foto kerang dengan tulisan "86-47" di pantai, yang diunggah Comey di Instagram pada Mei lalu. Foto tersebut kemudian dihapus karena Comey merasa tulisan tersebut mungkin dianggap kasar. "Ia menghapusnya bukan karena menganggapnya sebagai ancaman, tapi karena tidak menyadari beberapa orang mengaitkan angka itu dengan kekerasan," jelas Pritzker.

Meskipun prihatin dengan situasi yang dihadapi Comey, Pritzker yakin kasus ini akan dibatalkan. "Kasus ini pasti akan dibatalkan. Saya hampir bisa menjaminnya. Kita hanya berbicara tentang kerang di pantai," katanya.

Dakwaan terhadap Comey diajukan DOJ setelah ia mengunggah foto kerang dengan tulisan "86-47" di Instagram. Angka tersebut dikaitkan oleh sebagian orang dengan ancaman kekerasan. Dalam tanggapan di Substack, Comey menyebut dakwaan tersebut sebagai tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai Amerika. "Ini bukan siapa kita sebagai sebuah negara. Ini bukan bagaimana Departemen Kehakiman seharusnya beroperasi," tulisnya.

Perlu diketahui, pemerintahan Trump sebelumnya juga telah mengajukan dakwaan terhadap Comey pada September 2023. Dakwaan tersebut menuduh Comey berbohong kepada Kongres. Namun, kasus itu dibatalkan setelah seorang hakim menyatakan bahwa jaksa yang menangani kasus tersebut ditunjuk secara tidak sah.

Sumber: The Wrap