Jeep menarik kembali sebanyak 61.711 unit SUV Cherokee di Amerika Serikat karena potensi kegagalan komponen Power Transfer Unit (PTU) yang dapat menyebabkan mesin mati mendadak saat dikendarai. Masalah ini telah menjadi isu berulang sejak tahun 2014, menimbulkan keraguan serius terhadap keandalan model ini.

Peringatan resmi dikeluarkan setelah dokumen yang diserahkan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengungkapkan bahwa PTU pada unit tertentu dapat mengalami kerusakan internal. Akibatnya, mobil bisa kehilangan tenaga secara tiba-tiba saat melaju, bahkan berpotensi meluncur saat diparkir meskipun tuas transmisi berada di posisi 'Park'.

Menurut pernyataan Jeep, pemilik kendaraan yang terdampak dapat mendeteksi masalah melalui suara bising atau getaran saat berkendara, serta munculnya peringatan Service 4WD di dasbor. Semua unit yang ditarik diproduksi antara 12 Desember 2018 hingga 24 Februari 2023.

Sejarah Masalah PTU yang Berulang

Masalah PTU bukanlah hal baru bagi Jeep Cherokee. Pada pertengahan 2020, Jeep pernah menarik 100.000 unit model tahun 2014-2017 akibat kegagalan input spline PTU. Pada Maret 2023, FCA (kini Stellantis) juga melakukan investigasi dan penarikan untuk model 2016-2017 dengan alasan serupa.

Pada Januari 2025, Jeep kembali menarik 2017-2019 model karena snap ring PTU yang tidak terpasang dengan benar. Tak lama setelahnya, mereka membuka investigasi terhadap model 2019-2023 akibat kegagalan total PTU. Hingga saat ini, Jeep mencatat 387 klaim garansi, 5 laporan lapangan, dan 16 catatan servis terkait masalah ini di seluruh pasar global. Tercatat pula satu kecelakaan dan satu cedera yang berpotensi terkait.

Apa yang Harus Dilakukan Pemilik?

Pemilik Cherokee yang terdampak akan menerima pemberitahuan dari Jeep paling lambat 25 Juni 2025. Sayangnya, Jeep belum mengumumkan jadwal perbaikan resmi karena solusi perbaikan masih dalam tahap pengembangan. Hal ini menambah kekhawatiran pemilik yang mengandalkan mobil ini untuk aktivitas sehari-hari.

Masalah PTU yang terus menerus ini semakin memperkuat citra buruk Jeep dalam menangani kualitas produknya. Dengan sejarah panjang yang serupa, pemilik diharapkan untuk segera memeriksakan kendaraan mereka jika menerima pemberitahuan recall.

Sumber: CarScoops