Pembalap wanita asal Inggris, Katherine Legge, resmi dikonfirmasi sebagai peserta ke-33 dalam ajang Indy 500 2025, yang akan digelar pada bulan Mei mendatang. Ia dipastikan sebagai peserta terakhir yang akan turun di lomba legendaris ini.
Berbeda dengan partisipasinya di tahun-tahun sebelumnya, Legge kali ini tidak akan mengendarai mobil berbasis mesin Honda. Ia justru akan membalap dengan mobil No. 11 milik tim AJ Foyt Racing yang bekerja sama dengan HMD Motorsports di ajang Indy NXT.
Dukungan utama Legge tetap berasal dari e.l.f. Cosmetics, merek yang telah lama mendukung kariernya di berbagai ajang balap, termasuk Indy 500. Selain itu, Legge juga mendapatkan dukungan signifikan dari General Motors. Secara teknis, timnya akan dibantu oleh Team Penske dalam persiapan menjelang balapan.
Dalam pernyataan resminya, Legge mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan ini. "Kami bekerja keras untuk bisa kembali di Indy 500 tahun ini, dan saya tidak menganggap remeh satu momen pun. Saya sangat bersyukur kepada e.l.f. Cosmetics karena percaya bahwa perempuan berhak mengambil ruang di setiap bidang, termasuk di sini. Bersama-sama, kami membuktikan bahwa dengan berinvestasi pada mimpi seorang perempuan, tidak ada batasan yang tidak bisa dicapai," ujarnya.
Legge juga menambahkan, "Rasanya seperti Natal bisa kembali di Indy 500. Setiap kali saya kembali, saya semakin menghargai apa yang dibutuhkan—tidak hanya untuk bersaing di sini, tetapi juga untuk mendapatkan kesempatan berada di sini sejak awal. Saya menyadari bahwa saya hanyalah bagian kecil dari acara besar yang sangat bersejarah ini."
Hingga saat ini, Legge adalah satu-satunya pembalap wanita yang dikonfirmasi untuk mengikuti edisi ke-110 Indy 500. Dengan kurang dari sebulan menuju balapan, kemungkinan tidak akan ada tambahan peserta baru, baik dari kalangan pembalap wanita maupun pria. Artinya, tidak ada risiko peserta yang tereliminasi saat kualifikasi tahun ini.
Kehadiran Legge di IndyCar, terutama di Indy 500, disambut baik oleh banyak pihak. Semoga tahun ini ia bisa meraih hasil yang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Pada 2024, Legge terpaksa berhenti di lap ke-22 akibat masalah mekanis.