Blanche Tolak Perubahan UU Senjata Api Pasca Penembakan di Acara Wartawan Gedung Putih
Kepala Kejaksaan Sementara Amerika Serikat, Todd Blanche, menyatakan bahwa perketatan undang-undang senjata api bukanlah respons yang tepat menyusul insiden penembakan di acara White House Correspondents' Dinner pada Sabtu malam (12/4). Blanche menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara televisi pada Minggu (13/4).
Perubahan Sikap dari Republik
Pernyataan Blanche ini bertolak belakang dengan sikap Partai Republik tiga bulan lalu. Pada saat itu, pejabat Republik sempat mengusulkan pembatasan hak memiliki senjata api menyusul insiden tembak-menembak mematikan oleh petugas ICE di Minneapolis. Namun, usulan tersebut menuai perlawanan keras, terutama dari basis pendukung Presiden Trump, yang akhirnya menjadi masalah politik serius bagi Gedung Putih.
Kronologi Insiden
Cole Allen, seorang guru asal California Selatan, diduga membawa beberapa senjata api dengan kereta api ke Washington sebelum membuka tembakan di acara gala tersebut. Blanche mengungkapkan bahwa Allen tampaknya membeli senjata secara legal dalam dua tahun terakhir. Ia juga menghadapi pertanyaan tajam dalam sejumlah wawancara televisi pada Minggu pagi mengenai kepemilikan senjata Allen dan bagaimana ia diduga membawa senjata lintas negara tanpa pemeriksaan keamanan.
Pernyataan Blanche
"Bagi saya, ini bukan tentang mengubah hukum atau membuat peraturan lebih ketat mengenai kepemilikan senjata api," ujar Blanche dalam wawancara di program Face the Nation CBS.
"Saya tidak berpikir narasi ini tentang mengubah hukum atau membuat hukum lebih ketat," tambahnya.
Blanche juga menolak anggapan bahwa perjalanan dengan kereta api tanpa pengamanan ketat seperti di pesawat merupakan celah hukum yang perlu ditutup. "Jika pertanyaannya adalah soal itu, itu berarti kita sedang membicarakan perubahan hukum. Dan saya tidak berpikir itu sesuatu yang harus menjadi fokus kita saat ini," tegasnya.
Dalam wawancara di Fox News Sunday, Blanche mengakui kemungkinan Allen memilih kereta api agar dapat membawa senjata dengan lebih mudah.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Blanche menyatakan bahwa pihak berwenang masih melakukan penggeledahan dan investigasi terhadap Allen. Ia diperkirakan akan dihadapkan pada tuntutan hukum pada Senin pagi (14/4).