Bintang film Avengers, Mark Ruffalo, baru-baru ini mengkritik keras Scott Jennings, analis politik konservatif, karena melontarkan kata-kata kasar kepada jurnalis muda dalam debat langsung di CNN pada Kamis malam (1 Mei 2026). Kritik Ruffalo disampaikan melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter) setelah sesi debat di acara CNN NewsNight With Abby Phillips.

Dalam debat tersebut, Jennings beradu argumen dengan Adam Mockler, podcaster berusia 23 tahun dari MeidasTouch. Pembicaraan memanas ketika Mockler menekan Jennings untuk menyebutkan satu konsesi politik yang dilakukan Iran kepada Amerika Serikat dalam 60 hari pertama perang. Alih-alih menjawab, Jennings justru melontarkan kata-kata kasar.

Ruffalo menanggapi perilaku Jennings dengan sindiran tajam. "Scott sangat emosi menghadapi pria muda yang lebih pintar darinya," tulis Ruffalo dalam cuitannya, sembari mengutip promosi Mockler atas segmen debat tersebut. "Sangat lucu melihat betapa dia merasa berhak dan superior saat Anda mengajukan poin-poin cerdas. Atau bahkan menyinggung maskulinitas Anda seperti pria yang justru khawatir dengan dirinya sendiri."

Lebih lanjut, Ruffalo menambahkan: "Seperti Trump yang kacau, begitu pula para pendukungnya. Suatu hari nanti, dia akan pura-pura tak pernah mendukung hal ini—seperti para neokonservatif pendukung perang Irak, para pendukung genosida terhadap rakyat Palestina, dan para pengikut Epstein. Mereka hanya mengikuti kekuasaan dan tak memiliki pusat moral yang nyata."

Ruffalo juga menyebut Jennings sebagai bagian dari kelompok MAGA yang menuntut persetujuan tanpa berusaha mencapainya, serta menggunakan kekerasan verbal ketika argumen mereka terbantahkan. "Anda melakukan pekerjaan yang baik dengan tetap tenang dan terkontrol," ujarnya kepada Mockler.

Sebelumnya dalam debat, Jennings mencoba menjatuhkan Mockler dengan lelucon tentang kelelahan akibat tidur larut malam. Namun, Mockler tidak terpancing. Ketika Mockler menekan Jennings soal durasi perang dengan Iran—yang menurut Jennings hanya akan berlangsung beberapa minggu—Jennings akhirnya kehilangan kendali.

"Tunggu dulu, empat hingga enam minggu lalu saya berdebat dengan Anda di TV dan Anda bilang perang akan segera berakhir," kata Mockler. "Sekarang Anda hanya bisa membuat komentar merendahkan karena tak mampu mempertahankan fakta bahwa perang ini tak berjalan sesuai keinginan Anda."

Di titik ini, Jennings tak lagi mampu menahan diri. "Pertama-tama, jauhkan tangan f—kamu dari wajah saya," bentaknya. Abby Phillips, pembawa acara, segera turun tangan untuk meredakan situasi.

Mockler kemudian mengomentari momen tersebut di X: "Dia melemparkan serangan pribadi... lalu langsung menyerah begitu ditekan. Scott suka memancing, tapi tak tahan jika dipancing balik."

Ruffalo menutup cuitannya dengan menyoroti perilaku para pendukung Trump yang, menurutnya, semakin tidak terkendali seiring dengan semakin kacau situasi politik saat ini. "Mereka hanya mengikuti kekuasaan tanpa memiliki prinsip moral yang kuat," tegasnya.

Sumber: The Wrap