Mercedes-Maybach mengumumkan minat yang kuat dari pasar Amerika Serikat terhadap mesin V12 andalannya. Model unggulan mereka, Mercedes-Maybach S680, mampu mengeluarkan tenaga hingga 621 hp. Meskipun demikian, Eropa tidak lagi menerima opsi V12 pada pembaruan terbaru, akibat regulasi emisi yang semakin ketat.

Maybach menegaskan bahwa mesin 12 silinder tetap menjadi pilihan utama di Amerika Serikat, bahkan ketika industri otomotif global beralih ke elektrifikasi dan downsizing. Pembaruan terbaru pada sedan kelas atas ini menghilangkan opsi V12 di Eropa, namun mesin tersebut tetap tersedia di Amerika Utara, China, Jepang, Korea Selatan, dan Timur Tengah.

Maybach Is Building The Ultra-Luxury Vehicle Rolls-Royce Will Never Make

Markus Bauer, bos Maybach, menjelaskan strategi ini dalam konferensi pers yang digelar bersamaan dengan premier film The Devil Wears Prada 2, di mana kendaraan Maybach memainkan peran penting. Bauer menyatakan kebanggaannya karena Maybach masih dapat menawarkan mesin V12 di pasar terbesar untuk tipe mesin ini, yaitu Amerika Serikat.

Menurut Bauer, begitu seorang pembeli Maybach menginginkan mesin V12, sangat sulit untuk meyakinkannya untuk beralih ke V8. Ia juga mengakui bahwa kombinasi antara V12 dan Maybach sangat pas, serta menegaskan bahwa ambisi mereka selalu untuk menawarkan mesin V12.

Perbedaan Pasar antara Eropa dan Amerika Serikat

Mercedes-Maybach S680

Meskipun regulasi emisi menjadi faktor utama hilangnya V12 di Eropa, Markus Bauer mengungkapkan bahwa pelanggan Eropa tidak terlalu terpaku pada jumlah silinder mesin. Permintaan akan mesin V12 di Eropa jauh lebih rendah dibandingkan dengan Amerika Utara.

Mesin V12 twin-turbo berkapasitas 6.0 liter tetap menjadi jantung dari Mercedes-Maybach S680 di berbagai pasar global. Di Amerika Utara, mesin ini mampu menghasilkan hingga 621 hp (463 kW / 630 PS) dan torsi 664 lb-ft (900 Nm).

Di wilayah dengan regulasi emisi yang lebih ketat, Maybach menawarkan versi V12 dengan tenaga 603 hp (450 kW / 612 PS). Model S680 Eropa memiliki output yang sama, namun menggunakan mesin V8 mild-hybrid.

Sementara itu, lini sedan mewah ini juga mencakup Mercedes-Maybach S580, yang menggunakan versi kurang bertenaga dari mesin V8 twin-turbo mild-hybrid berkapasitas 4.0 liter. Terakhir, ada Mercedes-Maybach S580e, yang mengandalkan sistem plug-in hybrid dengan mesin inline enam silinder turbo berkapasitas 3.0 liter.

Sumber: CarScoops