Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, kembali menyerang Senator Demokrat Mark Kelly. Kali ini, Hegseth bereaksi keras setelah Kelly berbicara terbuka mengenai pemborosan besar-besaran amunisi yang dilakukan militer AS dalam perang melawan Iran.

Dalam wawancara dengan Margaret Brennan dari CBS News pada Minggu (11/5/2026), Kelly menyatakan, "Sangat mengejutkan betapa dalamnya persediaan amunisi yang telah kita gunakan." Ia menambahkan, "Kita telah menghabiskan banyak amunisi. Ini berarti masyarakat AS menjadi kurang aman. Entah konflik di Pasifik Barat dengan China atau di tempat lain, persediaan amunisi telah menipis."

Pernyataan Kelly ini memicu kemarahan Hegseth. Menteri Pertahanan tersebut langsung menyampaikan tanggapannya di platform X (sebelumnya Twitter). "Kapten Mark Kelly kembali beraksi. Sekarang dia ngomong di televisi (dengan bodohnya) tentang *BRIEFING RAHASIA* Pentagon yang dia terima," tulis Hegseth pada Minggu malam. "Apakah dia melanggar sumpah jabatan... lagi? Tim hukum @DeptofWar akan meninjau kasus ini."

Hegseth menekankan bahwa laporan Kelly berasal dari briefing kongres yang bersifat rahasia. Namun, pemborosan amunisi dalam perang ini bukanlah rahasia besar. Kelly bahkan mengingatkan Hegseth bahwa hal tersebut sudah dibahas secara terbuka beberapa hari sebelumnya.

Kelly menulis di X, "Kita sudah membahas ini dalam sidang terbuka seminggu lalu, dan kamu mengatakan akan memerlukan *bertahun-tahun* untuk mengisi kembali sebagian persediaan ini. Itu bukan rahasia, itu kutipan darimu sendiri. Perang ini menimbulkan biaya besar, tapi kamu dan presiden belum menjelaskan kepada masyarakat AS apa tujuan sebenarnya."

Pertikaian antara keduanya sudah terjadi sejak bulan-bulan sebelumnya. Hegseth pernah mencoba memberikan hukuman kepada Kelly dengan mengurangi pensiunnya setelah Kelly muncul dalam video bersama anggota Kongres lainnya yang merupakan veteran militer. Dalam video tersebut, Kelly mendesak personel militer untuk menolak perintah ilegal dari pemerintahan Trump. Baru-baru ini, pengadilan banding federal cenderung tidak mengizinkan Hegseth untuk menghukum Kelly atas pernyataan tersebut. Hal ini mungkin memicu kemarahan Hegseth dan memperburuk hubungannya dengan rekan seangkatannya.