Jeffries Pertahankan Ucapan 'Perang Maksimal'

Pemimpin Minoritas DPR Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hakeem Jeffries (D-N.Y.), pada Senin (6/5) dengan tegas mempertahankan ucapannya yang menyebut upaya redistrikasi Demokrat sebagai 'perang maksimal'. Ucapan tersebut menuai kritik keras dari Partai Republik, yang menudingnya sebagai bentuk retorika provokatif yang dapat memicu kekerasan politik.

Latar Belakang Ucapan

Jeffries menggunakan frasa 'perang maksimal' dalam konferensi pers seusai warga Virginia menyetujui peta redistrikasi baru pekan lalu. Peta tersebut berpotensi memberikan keunggulan mayoritas 10-1 bagi Demokrat di parlemen negara bagian. Ucapan tersebut merujuk pada strategi Gedung Putih dalam redistrikasi pertengahan dekade, sebagaimana dikutip dari sumber anonim dalam artikel New York Times tahun lalu.

Pernyataan Jeffries

Dalam konferensi pers Senin, Jeffries menegaskan:

"Sehubungan dengan komentar terkait 'perang maksimal, di mana-mana, setiap saat', dalam kaitannya dengan pertempuran redistrikasi yang diluncurkan Partai Republik, saya mempertahankannya."

Ia juga menanggapi kritikan dari Partai Republik dengan mengatakan:

"Anda boleh terus mengkritik saya. Saya tidak peduli dengan kritikan itu ... pergilah."

Jeffries menambahkan bahwa frasa tersebut berasal dari sumber yang disebutkan New York Times sebagai 'dekat' dengan mantan Presiden AS, Donald Trump.

Reaksi Partai Republik

Beberapa anggota DPR dari Partai Republik bereaksi keras setelah terjadinya penembakan di acara White House Correspondents' Dinner. Mereka menuding Jeffries telah memicu kebencian partisan dengan ucapannya.

  • Rep. Andrew Clyde (R-Ga.) menulis di platform X:
    "Hakeem Jeffries menyerukan 'perang maksimal' terhadap Presiden Trump dan pemerintahannya ... Retorika Partai Demokrat adalah iblis dan berbahaya."
  • Rep. Randy Fine (R-Fla.) juga menulis di X:
    "Tidak dapat diterima bahwa Demokrat terus diam menyusul ajakan Jeffries untuk 'perang maksimal, di mana-mana, setiap saat' terhadap Partai Republik."

    Fine mendesak Demokrat untuk meminta pertanggungjawaban Jeffries.

Pernyataan Jeffries Soal Kekerasan Politik

Jeffries menegaskan bahwa ia secara tegas menentang segala bentuk kekerasan politik. Dalam konferensi persnya, ia menyatakan:

"Kekerasan politik dalam bentuk apa pun, ditujukan kepada siapa pun, baik dari kiri, kanan, maupun tengah, tidak dapat diterima. Titik."

Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah berulang kali mengutuk insiden penembakan dan tindakan kekerasan politik lainnya.

Sumber: Axios