Setelah banyaknya keluhan mengenai sistem manajemen hak digital (DRM) yang invasif, kini ada kabar baik dari industri game. Star Wars: Galactic Racer, game balap antargalaksi yang akan datang, diketahui telah menghapus Denuvo—salah satu DRM paling kompleks dan kontroversial—sebelum peluncurannya. Langkah ini dinilai sebagai sinyal positif bagi publisher lain untuk mengikuti jejak yang sama.

Berdasarkan data SteamDB, label Denuvo yang biasanya muncul di halaman Steam untuk game yang menggunakannya kini juga hilang. Ini menandakan bahwa DRM tersebut kemungkinan besar telah dihapus sepenuhnya. Penghapusan ini dinantikan banyak pemain karena Denuvo sering dikaitkan dengan penurunan performa, waktu loading yang lama, dan pengalaman bermain yang buruk—terutama pada perangkat keras kelas menengah ke bawah.

Reaksi para pemain di media sosial sangat antusias. Salah satu pengguna di subreddit r/pcgaming menyatakan bahwa mereka akan segera membeli game ini setelah mengetahui Denuvo telah dihapus. Pengguna lain menyebut Galactic Racer sebagai "game yang layak dibeli". Banyak yang berspekulasi mengenai alasan di balik keputusan mendadak ini, dengan dugaan utama bahwa Secret Mode—publisher game ini—memperhatikan meningkatnya jumlah peretasan terhadap game-game ber-Denuvo dalam beberapa waktu terakhir.

Beberapa minggu lalu, dilaporkan bahwa game-game ber-Denuvo semakin mudah untuk diretas. Baru-baru ini, Resident Evil Requiem menjadi salah satu game utama yang berhasil diretas meskipun menggunakan versi terbaru Denuvo Anti-Tamper. Selain itu, muncul pula metode "hypervisor crack" yang memungkinkan pemain untuk memainkan game tanpa harus meretasnya sama sekali, meskipun metode ini berisiko karena memerlukan akses tingkat rendah ke perangkat pengguna.

Penghapusan Denuvo diharapkan dapat meningkatkan performa Star Wars: Galactic Racer, terutama bagi pemain dengan perangkat keras yang lebih lemah. Namun, hingga saat ini belum diketahui apakah Secret Mode akan mengganti Denuvo dengan DRM lain yang lebih ringan atau justru lebih berat. Sebagai contoh, Resident Evil 4 Remake menggunakan Enigma DRM yang diketahui berdampak buruk pada performa game.

Secara keseluruhan, banyak pihak berharap agar lebih banyak publisher mengikuti langkah Secret Mode dengan menghapus Denuvo dan DRM agresif lainnya. Pasalnya, DRM semacam ini tidak hanya merugikan pemain yang membeli game, tetapi juga memberikan keuntungan bagi para pembajak yang dapat menikmati performa lebih baik tanpa membayar sepeser pun. Hal ini tentunya menjadi ketidakadilan bagi konsumen yang telah mendukung game secara resmi.