Ted Turner, seorang tokoh yang meninggalkan dunia pada usia 87 tahun, adalah seorang pengusaha visioner sekaligus sosok kontroversial. Ia pernah dinobatkan sebagai pria paling menarik oleh majalah Playgirl, memenangkan Piala Amerika 1977 sebagai kapten kapal Courageous, dan menikahi bintang film seperti Jane Fonda. Ia juga dikenal karena sikapnya yang keras kepala, mulai dari mendukung ideologi libertarian hingga menjadi aktivis lingkungan yang menyelamatkan bison. Fonda bahkan menyebutnya sebagai "perompak romantis yang menyenangkan" dan "mantan suami favoritku".
Di balik citra publiknya yang eksentrik, Turner adalah seorang wirausaha yang mengubah wajah industri media Amerika. Ia memimpin serangan terhadap tatanan lama televisi era 1970-an dan 1980-an, ketika gelombang deregulasi membuka pintu bagi inovasi baru. Ia menentang regulasi media yang kaku, yang menurutnya membatasi kebebasan berekspresi dan perdebatan terbuka. Meskipun banyak intelektual menyesalkan hilangnya era negara administratif yang mereka anggap ideal, Turner justru membuktikan bahwa sistem lama telah gagal dalam memberikan informasi yang dinamis dan kritis.
Turner lahir pada 1938 dari keluarga kaya. Ia mewarisi ketampanan ala Rhett Butler, pendidikan di Universitas Brown, bisnis papan reklame bernilai jutaan dolar, serta tragedi pribadi yang mendalam. Ayahnya, Ed Turner, seorang pengusaha keras, mendorongnya untuk terjun ke dunia bisnis setelah menilai pendidikan formalnya hanya membuang-buang waktu. Hubungan keduanya penuh persaingan, bahkan hingga Ed Turner meninggal dunia akibat bunuh diri ketika Ted berusia 24 tahun. Kejadian tragis itu justru menjadi titik balik bagi Turner untuk membangun kerajaan bisnisnya sendiri.
Setelah menyelamatkan sisa-sisa bisnis keluarganya, Turner membeli beberapa stasiun radio kecil dan kemudian mengakuisisi WJRJ-TV di Atlanta pada 1970—stasiun yang hampir bangkrut dengan kerugian $50.000 per bulan. Pada 1972, ia membeli lagi WRET-TV di Charlotte dengan harga murah. Stasiun Atlanta yang kemudian dinamai WTBS (Turner Broadcasting System) menjadi cikal bakal kerajaan media kabel terbesar di Amerika. Pada 1976, WTBS menjadi saluran nasional pertama yang disiarkan melalui satelit ke ribuan sistem kabel di seluruh negeri. Apa yang semula dianggap sebagai lisensi UHF yang tidak berharga, kini menjadi fondasi bagi sebuah imperium media yang luas.
Inovasi Turner tidak berhenti di situ. Pada 1980, ia meluncurkan Cable News Network (CNN), saluran berita 24 jam pertama di dunia. CNN mengubah cara masyarakat mengonsumsi berita, menghadirkan informasi secara langsung tanpa jeda. Meskipun banyak yang skeptis, CNN terbukti menjadi terobosan besar yang memaksa media tradisional untuk beradaptasi. Turner juga dikenal karena sikapnya yang blak-blakan, baik dalam bisnis maupun kehidupan pribadi. Ia tidak takut untuk mengambil risiko besar, bahkan ketika itu berarti melawan arus utama.
Warisan Turner tidak hanya terukir dalam sejarah media, tetapi juga dalam kebebasan berekspresi. Ia membuktikan bahwa inovasi dan keberanian dapat mengubah industri yang sudah mapan. Meskipun karyanya tidak selalu sempurna, dampaknya terhadap dunia media dan jurnalisme tetap tak terbantahkan. Turner meninggalkan jejak yang sulit disaingi, baik sebagai pengusaha maupun sebagai simbol perubahan.