Dundon, Si Pemilik Baru Trail Blazers

NBA telah menyetujui penjualan Portland Trail Blazers kepada grup investor pimpinan Tom Dundon, miliarder asal Dallas, dengan valuasi sekitar $4,25 miliar pada akhir Maret lalu. Dundon juga dikenal sebagai pemilik Carolina Hurricanes di NHL. Meski memiliki portofolio bisnis yang luas, reputasinya mulai dipertanyakan sejak resmi mengelola Trail Blazers.

Gaji Pelatih yang Terlalu Rendah

Setelah pelatih interim Tiago Splitter ditunjuk menggantikan Chauncey Billups—yang terlibat kasus perjudian federal—Dundon berencana menawarkan gaji tahunan hanya $1,5 juta. Jumlah ini jauh di bawah standar pasar untuk posisi pelatih kepala NBA, bahkan untuk Splitter sendiri. Usulan ini menuai kritik keras dari kalangan industri.

Penghematan Sekecil Apapun Diterapkan

Dundon tidak hanya hemat dalam gaji besar. Staf Trail Blazers pernah diminta untuk check out hotel lebih awal demi menghindari biaya tambahan, menurut laporan Chris Mannix di Sports Illustrated. Kebijakan hemat juga menyasar fans: untuk pertama kalinya dalam sejarah playoff, Trail Blazers tidak lagi membagikan kaos gratis. Ketua tim Dewayne Hankins mengonfirmasi hal ini, sementara investor lain, Sheel Tyle, hanya menyebut akan ada "sesuatu yang lain" sebagai pengganti.

Reaksi dan Kritik dari Publik

Kebijakan Dundon menuai banyak kecaman. Para penggemar dan pengamat mempertanyakan komitmennya dalam membangun tim yang kompetitif. "Seorang pemilik seharusnya berinvestasi untuk kesuksesan tim, bukan hanya menghemat di mana-mana," ujar seorang analis olahraga.

Masa Depan Trail Blazers di Tangan Dundon

Dengan berbagai kebijakan hemat yang diterapkan, masa depan Trail Blazers di bawah kepemimpinan Dundon menjadi sorotan. Apakah taktik hemat ini akan membawa dampak positif atau justru merugikan tim dalam jangka panjang? Waktu yang akan menjawab.

Sumber: Defector