Presiden AS Donald Trump mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) untuk menyetujui vape beraroma, meskipun langkah tersebut menuai kontroversi karena dikhawatirkan meningkatkan penggunaan di kalangan remaja.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Trump menyampaikan ketidakpuasannya kepada Komisaris FDA Marty Makary melalui panggilan telepon akhir pekan lalu dan pertemuan di Gedung Putih pada Senin. Makary menolak menyetujui vape dengan rasa blueberry, mangga, dan mentol dari produsen Glas, dengan alasan rasa tersebut terlalu menarik bagi pengguna muda dan remaja.

Keputusan Makary ini menghambat janji kampanye Trump pada 2024 untuk 'menyelamatkan vape' dan merebut kembali suara kaum muda. Survei terbaru menunjukkan tingkat persetujuan Trump di kalangan Gen Z hanya 24 persen, turun drastis dari capaian sebelumnya.

Laporan The Wall Street Journal juga memunculkan spekulasi mengenai masa jabatan Makary. Sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menyebutkan bahwa posisi Makary di FDA kini terancam. Namun, Gedung Putih membantah klaim tersebut dan menyatakan Trump 'sangat puas dengan pencapaiannya'.