Komika ternama Bill Maher kembali melontarkan kritik pedas terhadap film biopik Michael yang baru dirilis, karena tidak menyentuh tuduhan pelecehan seksual yang pernah dialami Michael Jackson semasa hidupnya. Kritik ini disampaikan Maher dalam acara Real Time With Bill Maher edisi Jumat lalu.
Dalam monolognya, Maher menyindir film yang disutradarai Antoine Fuqua tersebut dengan mengatakan, "Film ini tayang pukul 7, 9, dan 11—seperti para korban." Ia kemudian mengulang kritiknya dalam segmen New Rules yang menutup acara. "Aturan baru: Jika Anda protes karena Hari Columbus tak mengakui pembantaian terhadap penduduk asli Amerika, atau Hari Presiden tak mengakui perbudakan George Washington, maka Anda tidak bisa dengan senang hati menonton film yang tak menyebutkan Michael Jackson tidur dengan anak-anak," ujar Maher.
Lebih lanjut, Maher menambahkan, "Film ini seolah diputar berpasangan dengan Jeffrey Epstein: Superhost Extraordinaire dan John Wayne Gacy: Thanks for the Laughter."
Maher juga menyindir film ini saat membahas produk makanan baru yang menurutnya terasa seperti "menggodanya untuk melakukan pelecehan seksual terhadap anak." Ia bertanya, "Apa yang salah dengan kacang polong manis ukuran kecil, tater tot mini, wortel bayi, dan minyak zaitun extra virgin? Seolah-olah, jika saya ingin merasa seperti predator, saya tinggal menonton film Michael Jackson."
Kritik Maher ini muncul setelah sutradara, pemeran, dan keluarga Jackson membela film tersebut. Antoine Fuqua, sang sutradara, sebelumnya mengungkapkan kepada The New Yorker bahwa ia awalnya berencana menyertakan kasus penangkapan Jackson pada tahun 2003. "Saya pernah syuting adegan di mana Michael ditelanjangi, diperlakukan seperti binatang, dan dianggap monster," kata Fuqua.
Namun, rencana tersebut batal setelah Jackson mencapai kesepakatan senilai $23 juta dengan keluarga Chandler—yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual terhadap anak mereka yang berusia 13 tahun. Kesepakatan tersebut melarang pihak estate Jackson untuk menampilkan peristiwa yang terkait dengan tuduhan tersebut.
Colman Domingo dan Nia Long, yang memerankan ayah dan ibu Jackson, menjelaskan alasan film ini tidak menyertakan tuduhan pelecehan seksual. Domingo mengatakan kepada Today, "Film ini berlatar tahun 1960-an hingga 1988. Kami tidak membahas tuduhan pertama pada tahun 2005. Jadi, kami fokus pada pembentukan karakter Michael. Ini adalah potret intim tentang siapa Michael... melalui pandangannya sendiri."
Setelah film ini mendapat banyak kritikan dari para penonton, keponakan Jackson, TJ dan Taj Jackson, membelanya. TJ mengatakan bahwa almarhum paman dan penggemarnya layak mendapatkan film ini, sementara Taj mengecam media karena berusaha "mengontrol narasi" tentang siapa sebenarnya Jackson. Pada tahun 2005, Jackson dihadapkan pada 10 tuntutan terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang remaja berusia 13 tahun—bukan Jordan Chandler.