Changan Optimis Melampaui Ford pada 2030
Changan Automobile menargetkan penjualan tahunan sebanyak 5 juta unit pada 2030, dengan target cadangan 4 juta unit jika kondisi ekonomi tidak mendukung. Jika berhasil, Changan akan menjadi produsen mobil terbesar kelima di dunia, melampaui Ford yang saat ini berada di peringkat keenam dengan 4,4 juta unit pada 2025.
Fokus pada Kendaraan Listrik dan Pasar Luar Negeri
Pencapaian target ini sangat bergantung pada dua faktor utama: kendaraan listrik dan ekspansi pasar luar negeri. Pada 2025, Changan berencana agar 60% penjualannya berasal dari mobil listrik jenis plug-in hybrid dan baterai (BEV).
Saat ini, Changan baru menjual 638.000 unit di luar China pada 2024. Namun, pada 2030, perusahaan ini menargetkan penjualan di luar negeri meningkat menjadi 1,4 juta hingga 1,8 juta unit. Untuk mendukung ekspansi ini, Changan memiliki beberapa merek di bawah naungannya, seperti Nevo, Deepal, Volga, Avatr, dan Kaicene, serta kerja sama dengan produsen seperti Mazda dan Ford.
Teknologi Baru untuk Kendaraan Lebih Terjangkau
Changan juga tengah mengembangkan teknologi baterai sodium-ion yang lebih murah dibandingkan baterai lithium-ion konvensional. Dua sedan listrik baru dengan baterai sodium-ion akan diluncurkan dalam waktu dekat. Teknologi ini berpotensi menurunkan harga mobil listrik secara signifikan, menjadikannya lebih kompetitif di pasar global.
Bukan hanya Changan, produsen mobil China lainnya seperti Geely dan BYD juga tengah mengembangkan baterai sodium-ion. Geely sendiri menargetkan penjualan 6,5 juta unit pada 2030, sementara BYD terus meningkatkan pangsa pasarnya meski belum mengumumkan target resmi.
Persaingan Ketat di Industri Otomotif China
Changan bukan satu-satunya produsen mobil China yang bercita-cita besar. Pada 2024, BYD dan Geely berhasil masuk dalam daftar 10 produsen mobil terbesar di dunia. Persaingan untuk merebut pangsa pasar global semakin ketat, terutama dengan fokus pada kendaraan listrik dan teknologi inovatif.
Dengan strategi ekspansi pasar luar negeri dan pengembangan teknologi baterai murah, Changan berharap dapat bersaing secara global dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri otomotif dunia.