Cybertruck Ditarik Kembali karena Roda Berpotensi Lepas

Tesla Cybertruck kembali menghadapi panggilan balik (recall) akibat cacat serius yang membahayakan keselamatan pengemudi. Kali ini, masalah utama terletak pada risiko roda belakang lepas saat mobil melaju, akibat kegagalan komponen baut roda dan rotor rem.

Penyebab dan Dampak Cacat

Menurut pemberitahuan resmi Tesla kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), cacat ini terjadi pada model Cybertruck Rear-Wheel Drive (RWD) yang dijual dengan harga $70.000 pada tahun lalu. Mobil-mobil ini menggunakan roda baja 18 inci, namun ternyata memiliki masalah pada rotor rem yang menyebabkan baut roda mudah retak dan terlepas.

Tesla menjelaskan bahwa getaran berat saat melaju di jalan bergelombang atau saat menikung dapat memperparah kondisi baut roda. Seiring waktu, baut tersebut dapat retak dan akhirnya terpisah dari roda. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan:

  • Kehilangan kendali kendaraan
  • Peningkatan risiko kecelakaan
  • Kerusakan komponen lain akibat roda yang terlepas

Sejarah Recall Cybertruck yang Panjang

Ini merupakan panggilan balik ke-11 sejak Cybertruck pertama kali dijual pada akhir 2023. Beberapa masalah sebelumnya antara lain:

  • Pedal gas yang macet dalam posisi tertekan
  • Kehilangan tenaga saat berkendara
  • Panel bodi baja tahan peluru yang mudah lepas akibat perekat berkualitas rendah
  • Lampu depan yang terlepas dari rangka

Masalah-masalah ini semakin memperkuat citra buruk Cybertruck sebagai kendaraan yang tidak dapat diandalkan, meskipun Elon Musk pernah mengklaimnya sebagai kendaraan "tahan kiamat" (apocalypse-proof).

Skala dan Solusi Recall

Menurut laporan, seluruh 173 unit Cybertruck RWD yang pernah dijual terdampak recall ini. Tesla telah menghentikan produksi model ini sejak April 2024 dan menggantinya dengan model All-Wheel Drive (AWD) senilai $60.000 pada Februari 2025. Model AWD ini memiliki dua motor, lebih sedikit dibandingkan model premium "Cyberbeast" yang berharga $99.990.

Tesla menyatakan telah mengidentifikasi tiga klaim garansi yang mungkin terkait dengan masalah roda ini. Perusahaan memperkirakan bahwa hanya sekitar 5% dari kendaraan yang ditarik yang benar-benar memiliki cacat ini.

Reaksi dan Kritik terhadap Tesla

"Cybertruck seharusnya menjadi simbol inovasi, tetapi malah menjadi contoh kegagalan desain dan manufaktur. Fokus Elon Musk pada fitur-fitur ekstrim seperti pintu tahan peluru justru mengabaikan masalah mendasar pada komponen-komponen kritis seperti roda dan sistem rem."

Meskipun Tesla berusaha memperbaiki masalah ini, citra buruk Cybertruck semakin sulit untuk diubah. Dengan sejarah recall yang panjang dan berbagai masalah teknis, banyak konsumen kini mempertanyakan keandalan merek ini di masa depan.

Sumber: Futurism