Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan hasil pengujian kontaminasi terbaru terhadap formula bayi di negara tersebut. Pada Rabu (21/8), FDA menyatakan bahwa mayoritas formula bayi yang beredar di AS dinyatakan aman dari cemaran logam berat dan zat berbahaya lainnya.
Dalam pengujian yang dilakukan, FDA menguji sebanyak 312 sampel dari 16 merek formula bayi. Para peneliti memeriksa keberadaan berbagai kontaminan, termasuk logam berat seperti timbal, merkuri, kadmium, dan arsenik, serta pestisida dan senyawa PFAS (per- dan polifluoroalkil) yang dikenal sebagai "bahan kimia abadi". Hasilnya menunjukkan bahwa hampir semua sampel memiliki kadar cemaran yang sangat rendah atau bahkan tidak terdeteksi.
Menurut FDA, kadar logam berat dalam semua sampel yang diuji berada di bawah batas aman yang ditetapkan untuk air minum. Hal ini menunjukkan bahwa formula bayi yang beredar di pasaran telah memenuhi standar keamanan yang ketat. "Hasil pengujian ini memberikan jaminan kepada orang tua bahwa formula bayi yang mereka berikan kepada anak-anak aman untuk dikonsumsi," kata seorang pejabat FDA.
Standar keamanan yang ketat
FDA menetapkan batas maksimum yang sangat ketat untuk berbagai kontaminan dalam formula bayi. Batas ini bahkan lebih rendah daripada standar yang berlaku untuk air minum. Dengan demikian, formula bayi yang memenuhi standar FDA dianggap aman untuk dikonsumsi oleh bayi dan balita.
Pengujian ini juga mencakup pemeriksaan terhadap senyawa PFAS, yang dikenal sulit terurai di lingkungan dan dapat menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang. Meskipun beberapa sampel menunjukkan adanya jejak PFAS, kadarnya jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh FDA.
Reaksi dari para ahli
Sejumlah ahli kesehatan menyambut baik hasil pengujian ini. Dr. Sarah Johnson, seorang ahli gizi anak dari Universitas Harvard, mengatakan, "Hasil ini sangat meyakinkan. Orang tua dapat merasa tenang karena formula bayi yang mereka gunakan telah melalui pengujian ketat dan memenuhi standar keamanan."
Namun, beberapa ahli juga menyarankan agar orang tua tetap waspada dan memilih formula bayi yang telah teruji dan disetujui oleh FDA. "Meskipun mayoritas formula bayi aman, penting bagi orang tua untuk selalu memeriksa label dan memastikan bahwa produk yang mereka gunakan telah memenuhi standar keamanan," tambah Dr. Johnson.
Langkah-langkah pencegahan
FDA juga menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan untuk memastikan keamanan formula bayi. Badan ini terus melakukan pengawasan rutin terhadap produk-produk yang beredar di pasaran dan mengambil tindakan tegas terhadap produsen yang melanggar standar keamanan.
"Kami berkomitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang merupakan kelompok yang paling rentan. Pengujian ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa semua produk pangan, termasuk formula bayi, aman untuk dikonsumsi," kata seorang juru bicara FDA.