Homelander Kian Menganggap Diri sebagai Tuhan

Di episode keempat musim kelima serial The Boys, Homelander (Antony Starr) semakin menunjukkan kompleksitas dirinya sebagai sosok yang mengaku sebagai Tuhan. Ia kini menjadi pemimpin Gereja Demokrat Amerika, namun keinginannya untuk diakui secara luas sebagai mesias justru semakin mengungkap sisi gelapnya.

Dorongan untuk Menjadi Tuhan

Showrunner The Boys, Eric Kripke, menjelaskan bahwa dorongan Homelander untuk diakui sebagai Tuhan berasal dari dua hal utama. Pertama, Homelander sangat jijik dengan sisi manusiawinya. Ia membenci bagian dirinya yang manusiawi, namun ia tidak bisa lepas dari sifat tersebut. "Bagian inilah yang membuatnya gila," kata Kripke. "Jika ia bisa melewati batas biologis dan kematian, itulah yang selama ini ia cari."

Kedua, Homelander tidak hanya menuntut kesetiaan, tetapi juga cinta tanpa syarat. "Ia tidak hanya ingin ditaati, tapi juga dicintai. Padahal sejak awal, ia selalu berkata, 'Aku tidak butuh cinta, cinta itu lemah.' Kini, ia justru ingin setiap manusia di bumi mencintainya tanpa syarat. Jika tidak, mereka akan mati," jelas Kripke.

Gereja Baru dan Cinta yang Tak Memuaskan

Di akhir episode, Homelander tampil sebagai pemimpin Gereja Demokrat Amerika. Ia menikmati cinta dari para pengikutnya, namun retak mulai terlihat. Ketika Homelander mengumumkan dirinya sebagai Tuhan, Firecracker (Valerie Curry) terlihat terguncang. Ia mencoba meredam klaim Homelander, namun Kripke menyebut hal ini hanya akan menimbulkan masalah lebih besar.

"Ia mencari jalan keluar karena mengaku sebagai Tuhan itu sulit diterima. Tapi mungkin sebagai nabi? Mungkin. Tapi Homelander tidak akan puas dengan itu. Tidak ada yang cukup baginya. Ini mungkin batas yang akan membuatnya jatuh," kata Kripke.

Ketidakpuasan yang Tak Berujung

Kripke menambahkan bahwa Homelander tidak akan pernah merasa cukup. "Orang-orang pada umumnya adalah orang yang masuk akal. Tapi Homelander berbeda. Ia tidak bisa menerima apa pun kecuali pengakuan penuh sebagai Tuhan," ujarnya.

Kaitan dengan Realitas Politik

Klaim Homelander sebagai Tuhan juga mencuat di tengah momen viral Presiden Trump yang memposting gambar dirinya sebagai Yesus di Truth Social. Meskipun Trump kemudian menghapus gambar tersebut dan menjelaskan bahwa ia mengenakan kostum pekerja Palang Merah, kemiripan tema antara Homelander dan Trump menunjukkan betapa kuatnya narasi tentang kekuasaan dan pengakuan sebagai sosok ilahi di masyarakat saat ini.

Sumber: The Wrap