Perkembangan penting terjadi di industri farmasi pekan ini. Dua perusahaan besar, Intellia Therapeutics dan Sun Pharmaceutical, mencatat capaian signifikan yang berpotensi mengubah lanskap pengobatan di masa depan.
Intellia Therapeutics Raih Terobosan dengan Terapi CRISPR
Intellia Therapeutics mengumumkan bahwa dosis tunggal terapi pengeditan gen mereka berhasil mengurangi serangan pembengkakan pada pasien dengan gangguan genetik langka dalam uji klinis fase 3. Temuan ini membuka jalan bagi kemungkinan persetujuan penggunaan obat tersebut, menurut laporan STAT.
Terapi yang disebut lonvo-z ini berpotensi menjadi obat berbasis CRISPR kedua yang disetujui setelah Casgevy dari Vertex Pharmaceuticals untuk pengobatan anemia sel sabit. Intellia telah memulai proses pengajuan berkelanjutan kepada badan pengawas obat.
Yang menarik, lonvo-z merupakan pengobatan in vivo pertama, yang berarti terapi ini mengedit DNA pasien secara langsung di dalam tubuh. Keberhasilan ini menimbulkan pertanyaan baru: seberapa menarik pendekatan sekali suntik ini bagi pasien dan dokter?
Gangguan genetik yang ditangani, yaitu hereditary angioedema (HAE), memengaruhi sekitar 20.000 pasien di Amerika Serikat dan Eropa. Dalam beberapa tahun terakhir, HAE telah menjadi fokus pengembangan obat baru yang lebih efektif.
Sun Pharmaceutical Akusisi Organon untuk Kuasai Pasar Kesehatan Wanita
Di sisi lain, Sun Pharmaceutical mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Organon dengan nilai $11,75 miliar. Langkah ini menempatkan perusahaan farmasi asal India tersebut sebagai salah satu pemain utama global di bidang kesehatan wanita, demikian dilaporkan The Wall Street Journal.
Sun Pharmaceutical, yang dikenal sebagai produsen obat generik terbesar di India berdasarkan kapitalisasi pasar, akan mendanai akuisisi ini melalui kombinasi kas internal dan pinjaman bank. Organon sendiri merupakan hasil pemisahan dari Merck dan memiliki portofolio lebih dari 70 produk yang tersebar di bidang kesehatan wanita dan obat umum, termasuk biosimilar, yang dipasarkan di 140 negara. Pada 2025, Organon mencatatkan pendapatan sebesar $6,2 miliar.
Akuisisi ini akan mendorong Sun Pharmaceutical masuk ke dalam jajaran 25 perusahaan farmasi terbesar dunia dengan perkiraan pendapatan mencapai $12,4 miliar.