Ketika Presiden Asosiasi Wartawan Gedung Putih (WHCA) Weijia Jiang mengumumkan pembatalan acara makan malam di Washington Hilton akibat insiden tembakan pada Sabtu malam (26/4), ia menekankan pentingnya peran wartawan dalam situasi darurat. "Saat terjadi krisis, wartawan justru bergerak menuju sumber masalah, bukan menjauhinya," ujar Jiang, yang juga merupakan koresponden senior Gedung Putih untuk CBS News.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, Jiang terlihat duduk di barisan depan ruang konferensi Gedung Putih—masih mengenakan gaun malam—dan langsung mengajukan pertanyaan kepada Presiden Donald Trump mengenai insiden tersebut. Acara makan malam wartawan Gedung Putih selama ini dikenal sebagai tradisi yang meriah di Washington, namun tidak jarang menuai kritik karena dianggap terlalu akrab antara wartawan dan tokoh-tokoh yang mereka liput.

Tahun ini, undangan kepada Trump menuai protes keras. Ratusan wartawan menuntut WHCA untuk tidak memberikan platform kepada Trump, mengingat catatan buruknya terhadap pers. Namun, yang menjadi sorotan bukanlah suasana santai para wartawan, melainkan respons cepat mereka dalam menghadapi krisis.

Siaran langsung CNN menggambarkan peralihan drastis suasana. Dari suasana santai sebelum jeda iklan, tiba-tiba berubah menjadi siaran langsung dengan gambar anggota Secret Service bersenjata di atas panggung dan Presiden yang tidak lagi terlihat. "Untuk transparansi, kami belum mengetahui apa yang terjadi di dalam," kata presenter John Berman. "Yang kami tahu hanya ada suara keras."

Brian Stelter, yang berada di dalam ballroom, menggunakan ponselnya untuk menyiarkan situasi dari dalam. "Saya mendengar suara keras," ujarnya, menduga suara itu berasal dari pecahan piring. Berman menanggapi, "Anda adalah mata dan telinga kami."

Sementara itu, Kaitlan Collins yang melaporkan secara langsung dari ballroom menerima informasi dari seorang agen Secret Service bahwa ada penembak di lobi dan tersangka telah tewas—bukan ditangkap—menunjukkan ketidakpastian laporan awal saat peristiwa berlangsung. Wolf Blitzer dari CNN juga memberikan kesaksian langsung mengenai tembakan yang ia alami saat menuju toilet dan perlindungan yang diberikan seorang petugas kepadanya. "Ini adalah momen yang sangat menakutkan bagi saya dan semua orang di sekitar," ujar Blitzer.

Sementara Collins dan rekan-rekan wartawan lainnya bergegas menuju Gedung Putih untuk konferensi pers Trump, wartawan lain seperti Corbin Bolies dari TheWrap membagikan perspektifnya melalui media sosial. Bolies menghadiri beberapa acara pra-pesta di Hilton sebelum akhirnya menuju pesta Substack yang diadakan tidak jauh dari lokasi.

Sumber: The Wrap