Kisah Mantan Eksekutif MrBeast yang Menggugat Perusahaan
Jimmy Donaldson, atau dikenal sebagai MrBeast, telah lama menjadi sorotan karena konten viralnya yang kontroversial, mulai dari tantangan berbahaya hingga eksperimen sosial yang memicu perdebatan etika. Namun, baru-baru ini, kasus hukum baru menambah daftar kontroversi yang melibatkan dirinya dan perusahaan media Beast Industries.
Tuduhan Pelecehan Seksual dan Diskriminasi Gender
Lorrayne Mavromatis, mantan eksekutif Beast Industries periode 2022–2025, melayangkan gugatan federal di pengadilan Carolina Utara. Ia menuduh perusahaan tersebut melakukan pelecehan seksual dan diskriminasi gender terhadap karyawan perempuan. Mavromatis mengaku dipecat hanya tiga minggu setelah ia kembali dari cuti melahirkan, tak lama setelah ia melaporkan masalah di tempat kerja.
Menurut dokumen gugatan, Beast Industries tidak memiliki buku pedoman karyawan resmi. Sebagai gantinya, perusahaan menggunakan dokumen berjudul "How to Succeed in MrBeast Production" yang penuh dengan kesalahan ketik. Dokumen tersebut bahkan menyatakan bahwa "Tidak berarti tidak" dan "Jumlah jam kerja tidak relevan".
Mavromatis juga mengaku menyaksikan karyawan perempuan lain mengalami pelecehan seksual yang dibiarkan atau bahkan didukung oleh atasan mereka. Salah satu tuduhan menyebut mantan CEO James Warren kerap berkomentar tentang penampilan karyawan perempuan. Ketika Mavromatis mempertanyakan mengapa Donaldson enggan bekerja sama dengannya, Warren menjawab bahwa penampilannya memiliki "efek seksual" terhadap Jimmy.
Pelanggaran Hak Karyawan dan Cuti Melahirkan
Gugatan tersebut juga menyebutkan bahwa Mavromatis tidak mendapatkan informasi mengenai hak-haknya terkait cuti melahirkan (FMLA), yang seharusnya memberikan karyawan hingga 12 minggu cuti tanpa gaji untuk alasan keluarga, termasuk melahirkan. Ia mengaku tidak pernah diberitahu tentang haknya tersebut.
Reaksi Pakar Hukum
"Tidak banyak yang bisa dilakukan dari sisi analisis hukum di sini. Perusahaan ini seakan dikelola oleh anak-anak. Mereka diduga menerapkan kebijakan diskriminatif terhadap perempuan, tidak memiliki proses pengaduan, bahkan menurunkan jabatan karyawan yang melaporkan pelanggaran. Mereka juga memecat karyawan ini begitu ia kembali dari cuti melahirkan."
— Joshua Erlich, pengacara hak-hak sipil, dalam unggahan di Bluesky
"Jika tuduhan ini benar, dia (MrBeast) sudah selesai."
Pernyataan Resmi Beast Industries
Beast Industries membantah semua tuduhan tersebut melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Gaude Paez kepada The New York Times. Perusahaan menyatakan bahwa dokumen yang disebutkan dalam gugatan tidak pernah ada atau tidak pernah digunakan sebagai pedoman resmi.
Seorang perwakilan anonim dari perusahaan bahkan menyebut gugatan Mavromatis sebagai "keluhan pencitraan" yang "dibangun di atas kesalahpahaman yang disengaja".
Dampak Kontroversi terhadap Citra MrBeast
Kasus ini semakin memperkeruh citra MrBeast yang selama ini dikenal sebagai kreator konten dengan jangkauan luas dan pengaruh besar di kalangan muda. Tuduhan pelecehan seksual dan diskriminasi gender di tempat kerja menambah daftar kontroversi yang telah lama menyelimuti perilaku dan praktik bisnisnya.
Sementara itu, masyarakat menantikan perkembangan lebih lanjut dari kasus hukum ini, yang kemungkinan akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi internal Beast Industries.