Dalam sebuah acara pers di Gedung Putih yang mempromosikan turnamen UFC yang akan digelar di sana, pernyataan kontroversial kembali dilontarkan oleh Presiden Donald Trump. Acara tersebut juga menampilkan pertarungan antara Justin Gaethje melawan Ilia Topuria untuk gelar kelas ringan, serta Alex Pereira melawan Ciryl Gane untuk gelar interim kelas berat.

Gaethje mencoba memuji Trump karena telah membantu mempopulerkan UFC sejak awal 1990-an, ketika banyak pihak skeptis terhadap olahraga ini. "Saya tidak yakin banyak yang tahu seberapa besar peran Anda dalam menjadikan UFC sebagai olahraga mainstream di awal 1990-an. Saat itu, tidak ada yang percaya pada kami. Mereka menganggap kami sebagai binatang, tapi Anda memberi kami kesempatan untuk bertanding di properti Anda," ujar Gaethje.

Namun, ucapan Gaethje disambut dengan jawaban yang mengejutkan dari Trump. "Nah, mereka benar soal itu," kata Trump dengan nada santai. Gaethje tampak terpukul dan hanya bisa menjawab, "Entahlah, mungkin."

Pernyataan Trump ini menuai kritik luas. Banyak yang menilai ucapannya tidak hanya tidak pantas, tetapi juga merendahkan para atlet yang telah bekerja keras untuk meraih prestasi di UFC. Acara ini sendiri direncanakan akan menghabiskan dana sekitar $60 juta, namun seluruh biaya ditanggung oleh TKO Holdings, perusahaan induk UFC, tanpa membebani wajib pajak.

Sejarah Pernyataan Kontroversial Trump

Trump dikenal memiliki sejarah panjang dalam melontarkan ucapan yang menyinggung berbagai kelompok, termasuk pendukungnya sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, ia pernah menyebut pendukungnya sebagai "bodoh" dan "lemah" karena peduli dengan dokumen Epstein yang melibatkan dirinya. Ia juga pernah meremehkan keterampilan pekerja Amerika dan mengklaim bahwa para pendukungnya di komunitas lansia di Florida mungkin tidak mampu lulus ujian kognitif yang pernah diikutinya.

Selain itu, Trump juga pernah menggunakan istilah yang merendahkan perempuan, menyebut veteran yang meninggal sebagai "pembohong" dan "pecundang," serta mengklaim bahwa ia mencintai "mereka yang kurang berpendidikan." Pernyataan-pernyataan ini menunjukkan pola perilaku Trump yang sering kali menyinggung dan memicu kontroversi.

Reaksi Publik dan Dampak Politik

Pernyataan Trump yang menyebut para atlet UFC sebagai "binatang" ini menambah daftar panjang ucapan kontroversialnya. Meskipun ia memiliki banyak penggemar, banyak pihak yang menilai ucapannya tidak hanya tidak profesional, tetapi juga merusak citra dirinya sebagai seorang pemimpin. Kritik juga datang dari berbagai kalangan, termasuk tokoh olahraga dan masyarakat umum.

Acara UFC di Gedung Putih sendiri menjadi sorotan karena merupakan pertama kalinya UFC menggelar acara di sana. Namun, kontroversi yang muncul akibat pernyataan Trump justru menjadi headline utama, mengalahkan prestasi olahraga yang seharusnya menjadi fokus.