Barry Diller, Ketua dan Eksekutif Senior IAC serta Expedia Group, kembali menegaskan kesediaannya untuk membeli CNN. Dalam acara Future of Everything Festival yang diselenggarakan Wall Street Journal pada Selasa (14/5), ia menyatakan, "Saya akan melakukannya malam ini dan besok malam... sebelum mereka merusaknya lebih parah lagi."

Diller menambahkan, "Semoga sebelum CNN punah. Meskipun sepertinya tidak akan terjadi." Ia juga menekankan bahwa CNN memiliki potensi besar untuk inovasi, yang menurutnya belum pernah dilihatnya dalam hampir satu dekade terakhir. Menurutnya, investasi lebih diperlukan pada produk siaran CNN, meskipun ia mengakui perkembangan positif di sisi digital.

Pernyataan Diller muncul di tengah spekulasi mengenai masa depan CNN menyusul rencana merger antara Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery. Meskipun merger senilai $110 miliar tersebut telah disetujui oleh pemegang saham WBD bulan lalu, Diller mempertanyakan bagaimana perusahaan gabungan tersebut dapat memenuhi janji pemotongan biaya besar-besaran. Ia mengatakan, "Prosesnya akan sangat kejam. Bagaimana mereka bisa melakukannya sambil tetap menjalankan bisnis yang tersisa? Saya tidak tahu."

Mengenal Minat Diller terhadap CNN

Minat Diller untuk membeli CNN pertama kali terungkap hampir empat bulan lalu. Pada awal tahun ini, seorang sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada TheWrap bahwa Diller telah bertemu dengan beberapa eksekutif CNN, namun tidak ada tindakan serius yang diambil atau dibawa ke dewan direksi. Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa CNN sangat penting bagi kesepakatan distribusi perusahaan, sehingga penjualan terpisah akan menimbulkan beban pajak besar.

Namun pada Maret lalu, Diller mengungkapkan rencananya secara lebih terperinci. Dalam wawancara dengan jurnalis Graham Bensinger, ia menyatakan telah tertarik membeli CNN selama beberapa tahun terakhir. Jika berhasil, ia berencana untuk mengubah properti Warner Bros. Discovery "dari segala aspek."

Restrukturisasi Besar di IAC

Sementara itu, Diller tengah melakukan restrukturisasi besar di IAC, perusahaan induknya. Pada akhir April, ia mengumumkan rencana rebranding menjadi People Incorporated, perubahan di tingkat C-suite, serta langkah penghematan biaya. Langkah tersebut meliputi integrasi teknologi dan pemutusan hubungan kerja.

Dalam surat yang dibagikan pada akhir April, Diller menyatakan bahwa keputusan tersebut akan "secara signifikan mengurangi biaya operasional" dan memberi ruang bagi perusahaan untuk lebih gesit dan oportunistik. Fokus utama IAC saat ini adalah dua aset utamanya: penerbitan People dan kepemilikan saham di MGM Resorts. Ia menambahkan, "Kami memiliki neraca keuangan yang kuat dengan banyak kas untuk mengejar peluang. Mungkin kami akan menemukan bidang baru, itu selalu menjadi pilihan. Namun untuk saat ini, kami akan fokus pada dua bidang yang ada di depan kami."

Sumber: The Wrap