DL News Akhirnya Tutup, Apa yang Terjadi?
DL News secara resmi mengumumkan penutupan operasionalnya pada akhir Mei 2025. Media ini diluncurkan pada tahun 2022 sebagai divisi berita dari DefiLlama, platform data kripto yang banyak digunakan di industri. Para pendirinya, yang telah berpengalaman bertahun-tahun di dunia kripto, merasa frustrasi dengan kondisi jurnalisme kripto saat itu.
Mereka menginginkan media yang tidak hanya menghindari sikap merendahkan dari media mainstream, tetapi juga tidak terjebak dalam praktik shilling yang marak di media kripto. DL News tidak dirancang sebagai lembaga publik seperti DefiLlama, melainkan sebagai bisnis yang diharapkan bisa menghasilkan keuntungan. Namun, harapan itu tidak terwujud.
Tantangan yang Menghadang sejak Awal
DL News memulai operasinya sebelum Elon Musk membeli Twitter, sebelum AI mengubah lanskap penerbitan digital, dan pada masa yang sangat berbeda untuk media daring. Pada awalnya, banyak pihak membicarakan mimpi untuk menjadikan DL News sebagai "Bloomberg-nya kripto".
Namun, konflik internal besar di DefiLlama pada awal 2023 memisahkan DL News dari perusahaan induknya. Selama dua tahun berikutnya, komunikasi antara keduanya hampir tidak ada. DL News tetap menggunakan nama dan identitas DefiLlama, tetapi tanpa dukungan operasional atau akses distribusi yang memadai.
Upaya untuk Bertahan: Dari Langganan hingga Riset Komersial
Pada tahun 2024, DL News menyadari bahwa model langganan tradisional tidak akan mampu mempertahankan bisnisnya. Mereka kemudian meluncurkan DL Research, sebuah divisi komersial yang fokus pada layanan riset dan analisis untuk klien institusional. Upaya ini ternyata berhasil melebihi ekspektasi banyak pihak.
Pada tahun 2025, pendapatan DL Research tumbuh sebesar 270% dan berhasil melampaui angka penjualan tahunan senilai tujuh digit. Mereka berhasil membangun basis klien yang terdiri dari beberapa nama besar di industri kripto. Kolaborasi dengan DefiLlama pun mulai terjalin kembali.
"Saya sangat terkesan dengan apa yang telah dicapai oleh tim riset kami," tulis salah satu pendiri DL News. "Mereka berhasil membangun mesin pendapatan dari nol di salah satu pasar yang paling kompetitif—bahkan mungkin paling tidak ramah—yang bisa dibayangkan."
Tekanan Industri yang Tak Terelakkan
Meski DL Research menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, tekanan terhadap DL News sebagai media berita tetap tidak terbendung. Lalu lintas di media kripto dan teknologi mengalami penurunan drastis. Perkembangan AI semakin mempercepat keruntuhan distribusi melalui mesin pencari, serta memunculkan gelombang baru agregasi parasit yang merugikan media independen.
Jurnalisme yang dihasilkan DL News tetap berkualitas tinggi, tetapi semakin sedikit orang yang mengakses kontennya secara langsung. Tanpa skala audiens yang memadai, kelangsungan bisnis media ini menjadi semakin sulit untuk dipertahankan.
Akhir dari Sebuah Perjalanan
Pada pertengahan April 2025, pihak manajemen menyadari bahwa waktu telah habis. Mereka memulai proses pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mengumumkan pada tanggal 1 Mei bahwa DL News akan resmi ditutup pada akhir bulan tersebut.
Meskipun kegagalan ini terasa pahit, pendiri DL News tetap bangga dengan apa yang telah dicapai oleh timnya. "Kami berhasil membongkar banyak cerita besar. Kami hadir di tempat-tempat yang tidak dijangkau oleh media lain. Kami juga sering membuat marah pihak-pihak berkuasa hingga ancaman hukum hampir menjadi rutinitas," tulisnya.
Menurutnya, ancaman hukum justru menjadi bukti bahwa jurnalisme DL News berfungsi sebagaimana mestinya. "Saya tidak pernah merasa lebih bangga daripada ketika ancaman itu datang—meski juga ketakutan—karena itu berarti para jurnalis kami telah melakukan pekerjaan mereka dengan tepat."
Warisan yang Ditinggalkan
DL News mungkin tidak berhasil menjadi media kripto yang bertahan, tetapi warisannya tetap berharga. Mereka adalah tim yang tangguh, pekerja keras, dan berdedikasi. "Kami adalah underdog, dan seperti kebanyakan underdog, kami tidak menang. Tapi pekerjaan kami luar biasa, dan itu penting," tulis pendiri DL News.
Bagi siapa pun yang tengah mencari talenta jurnalisme, ia menegaskan: "Jika Anda sedang merekrut, tidak akan Anda temukan tim yang lebih cerdas, lebih baik hati, lebih lucu, atau lebih berbakat daripada orang-orang yang meninggalkan DL News."
Pesan untuk Industri Media Kripto
Penutupan DL News menjadi pengingat betapa kerasnya kondisi industri media digital saat ini, terutama di sektor kripto. Dengan maraknya AI, penurunan trafik organik, dan persaingan yang semakin ketat, media-media independen harus menemukan model bisnis yang lebih inovatif untuk bertahan.
Meskipun DL News tidak berhasil melewati tantangan ini, semangat dan dedikasi timnya tetap menjadi inspirasi bagi para jurnalis dan profesional media lainnya di masa depan.