Pemerintah Montana akhirnya melanjutkan rencana untuk memungkinkan Medicaid membayar layanan doula. Keputusan ini menandai pembalikan dari pernyataan sebelumnya yang menyebutkan bahwa masalah anggaran memaksa mereka untuk menunda upaya penggantian biaya bagi pekerja kelahiran tersebut.

Namun, pejabat pemerintah tetap mengingatkan bahwa semua layanan Medicaid opsional masih dalam tahap peninjauan. Hal ini dilakukan untuk mencari pemotongan guna menutupi defisit anggaran yang membengkak akibat biaya Medicaid yang lebih tinggi dari perkiraan.

Upaya untuk Memasukkan Layanan Doula ke Medicaid

Jon Ebelt, juru bicara Departemen Kesehatan Masyarakat dan Layanan Kemanusiaan Montana, mengatakan bahwa lembaganya tengah menyiapkan permohonan kepada pemerintah federal untuk menambahkan layanan doula ke dalam program Medicaid negara bagian. Menurut perkiraan negara bagian, biaya penggantian layanan doula melalui Medicaid pada tahun pertama diperkirakan mencapai sekitar $118.000.

Pernyataan Ebelt pada 15 April lalu ini dikeluarkan tiga minggu setelah pejabat departemen memberitahu KFF Health News bahwa defisit anggaran negara bagian telah menghentikan sementara rencana tersebut. Ebelt membantah jika pada Maret lalu telah ada keputusan final untuk membatalkan pembayaran Medicaid bagi doula, yang sebelumnya telah disahkan oleh legislatif negara bagian tahun lalu.

"Saat pertanyaan awal Anda diajukan, kami masih dalam proses menganalisis alokasi anggaran," ujar Ebelt.

Pembayaran baru dapat dimulai setelah pemerintah federal menyetujui amendemen program Medicaid negara bagian. Saat ini, setidaknya 25 negara bagian lain telah memberikan penggantian biaya bagi layanan doula melalui Medicaid.

Peran Penting Doula dalam Perawatan Kehamilan

Doula adalah pekerja terlatih yang tidak memiliki latar belakang medis dan bertugas mendampingi ibu hamil serta setelah melahirkan. Layanan yang mereka berikan terbukti dapat mengurangi komplikasi kesehatan, sehingga mendorong semakin banyak negara bagian untuk menutupinya melalui Medicaid.

Legislatif Montana yang mendukung perluasan Medicaid untuk mencakup layanan doula pada 2025 menyebutkan minimnya layanan kebidanan, terutama di daerah pedesaan dan masyarakat adat. Namun, tahun ini negara bagian mengalami defisit anggaran Medicaid sebesar lebih dari $177 juta dan diperkirakan akan mengalami defisit serupa tahun depan. Ditambah lagi, perubahan kebijakan federal yang akan diberlakukan akhir tahun ini diprediksi akan meningkatkan biaya.

Suara dari Para Praktisi Doula

"Ada kebutuhan dan keinginan untuk layanan doula, tetapi banyak orang tidak mampu membayarnya," kata Sheri Walker, seorang doula berbasis di Helena sekaligus Presiden Montana Doula Collaborative. "Akibatnya, banyak dari kami harus memiliki pekerjaan lain untuk menopang hidup."

Walker sendiri bekerja sebagai perawat persalinan paruh waktu di luar pekerjaannya sebagai doula.

Ketidakpastian dan Upaya Advokasi

Pada 25 Maret lalu, Holly Matkin, juru bicara departemen kesehatan, dalam email kepada KFF Health News menyatakan bahwa lembaganya "tidak akan melanjutkan implementasi layanan doula dalam paket manfaat Medicaid Montana saat ini." Ia juga menambahkan bahwa belum jelas apakah undang-undang negara bagian memberikan wewenang kepada departemen untuk mengotorisasi cakupan layanan tersebut selama defisit anggaran.

Senator Negara Bagian Cora Neumann, seorang Demokrat yang mensponsori RUU penggantian biaya doula tahun lalu, mengatakan bahwa ia baru mengetahui rencana departemen tersebut setelah membaca laporan KFF Health News. Neumann mengungkapkan bahwa ia dan kelompok yang mendukung undang-undang tersebut mulai menghubungi pejabat kesehatan untuk menyampaikan bahwa layanan doula merupakan cara hemat biaya untuk memberikan perawatan penting.