Penerima Lions, Jameson Williams, menggugat NCAA, Big Ten, dan SEC karena dianggap telah menyalahgunakan hak nama, gambar, dan likeness (NIL) miliknya tanpa memberikan kompensasi yang layak.

Dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Negeri Los Angeles, California, pada Senin (12/8), Williams menuntut ganti rugi atas kerugian finansial yang dideritanya akibat larangan NIL selama kariernya di perguruan tinggi. Ia berpendapat bahwa pihak-pihak yang digugat terus memanfaatkan NIL-nya untuk keuntungan komersial tanpa memberinya kompensasi yang adil.

"Sampai saat ini, Williams belum menerima kompensasi yang layak atas nilai komersial penuh dari nama, gambar, dan likeness-nya," demikian pernyataan dalam gugatan tersebut. "Para tergugat terus mendapatkan keuntungan finansial dari hak NIL Jameson Williams tanpa memberikan kompensasi yang sepadan."

Williams, yang dipilih sebagai pilihan ke-12 dalam draft NFL 2020, menuntut kompensasi atas pendapatan media sosial yang seharusnya ia terima jika tidak dilarang oleh sistem tersebut. Ia juga menuntut bagian dari pendapatan lisensi siaran pertandingan yang dihasilkan oleh pihak-pihak yang digugat selama kariernya.

Gugatan ini menyoroti bahwa meskipun undang-undang antitrust membuka peluang bagi atlet untuk mendapatkan bayaran, para atlet yang sebelumnya dilarang untuk menjual hak NIL-nya memiliki hak untuk menuntut kompensasi melalui jalur hukum.