Pengumuman Assassin's Creed Black Flag Resynced oleh Ubisoft disambut positif oleh para penggemar maupun pemain baru. Namun, banyak gambar "sebelum dan sesudah" yang beredar tidak mampu sepenuhnya menunjukkan dampak nyata dari remake ini. Meskipun perbaikan umum terlihat jelas sejak awal, sebagian besar publik tidak mendapatkan gambaran utuh mengenai seberapa jauh kualitas grafis telah berevolusi sejak 2013.
Sebuah perbandingan screenshot langsung yang dibagikan di subreddit r/ACBFResynced kini menjadi bukti paling jelas mengenai superioritas grafis remake dibandingkan versi asli. Kedua screenshot diambil dari lokasi yang sama, dengan karakter Edward Kenway berada di posisi identik. Perbedaannya sangat mencolok: air yang terlihat seperti lumpur di versi asli kini tampak sebagai cairan nyata dengan kualitas warna yang jauh lebih baik di remake. Pencahayaan, shader, dan tekstur juga mengalami peningkatan drastis.
Remake ini tidak hanya menonjolkan perbaikan visual semata. Jarak pandang yang lebih jauh memungkinkan pemain melihat daratan tambahan di kejauhan. Penggunaan volumetric fog dan awan membuat cuaca serta laut terasa lebih atmosferik. Kepadatan dedaunan yang meningkat, ditambah dengan bayangan yang sangat realistis, semakin memperkuat kesan bahwa grafis telah melonjak jauh dalam kurun waktu 13 tahun.
Meskipun Assassin's Creed IV: Black Flag asli tetap menjadi permainan luar biasa untuk masanya dan bahkan tidak terasa ketinggalan zaman saat ini, remake ini membuktikan bahwa industri game telah mengalami kemajuan pesat. Hal ini juga menjadi pengingat bahwa Ubisoft memiliki salah satu mesin game terbaik yang pernah diciptakan: Anvil.
Kemampuan mesin ini dalam menghasilkan grafis yang menakjubkan sangat mengesankan. Sayangnya, tidak banyak judul besar yang memanfaatkan mesin ini secara maksimal. Di tengah dominasi Unreal Engine yang semakin meluas, Anvil hadir sebagai alternatif yang menawarkan gaya visual berbeda. Sayangnya, potensi mesin ini belum dimanfaatkan secara optimal dalam permainan-permainan besar lainnya.
Baru-baru ini, saya sempat berkomentar bahwa For Honor (2017) mengingatkan saya pada masa kejayaan Ubisoft. Permainan ini, yang dirilis pada 2017, masih terlihat sangat modern hingga saat ini dan bahkan bisa dianggap sebagai permainan tahun 2026. Dengan kehadiran Black Flag Resynced, mungkin Ubisoft telah memulai era baru permainan yang lebih menarik secara visual. Namun, kita perlu menunggu dan mencoba langsung untuk mengetahui apakah perusahaan ini benar-benar mampu mengubah arah dalam hal kualitas grafis.