Sutradara ternama Peter Jackson menerima penghargaan Honorary Palme d’Or di Festival Film Cannes 2024. Ia menjadi salah satu dari sedikit pembuat film yang meraih kehormatan ini tanpa pernah menampilkan karyanya dalam kompetisi resmi festival.

Dalam acara diskusi publik di Teater Debussy, Jackson mengungkapkan rasa terkejutnya atas penghargaan tersebut. Menurutnya, pencapaian ini terasa begitu luar biasa, bahkan seolah-olah dirinya memenangkan penghargaan sebagai penari perut.

“Saya tak pernah membuat film yang layak untuk Palme d’Or kompetitif,” kata Jackson. “Saya justru senang bisa menerima Palme d’Or tanpa harus membuat film.”

Penghargaan Honorary Palme d’Or diberikan untuk menghargai kontribusi seumur hidup seorang sineas, bukan untuk film tertentu. Dalam satu dekade terakhir, penghargaan ini telah diberikan kepada berbagai tokoh perfilman, termasuk Marco Bellocchio, George Lucas, Studio Ghibli, serta aktor-aktor seperti Jodie Foster, Tom Cruise, dan Meryl Streep. Tahun ini, Barbra Streisand juga akan menerima kehormatan serupa.

Jackson sempat bercanda tentang aturan berpakaian formal di Cannes. Ia mengaku ingin memadukan tuksedo dengan celana pendek, namun akhirnya tidak berani melakukannya.

Momen Bersejarah di Cannes

Dalam acara bertajuk Rendezvous with Peter Jackson, berbagai cuplikan film legendarisnya diputar, termasuk Heavenly Creatures yang dibintangi Kate Winslet muda. Jackson mengungkapkan bahwa ia bahkan pernah memerankan seorang gelandangan yang berciuman dengan Winslet di layar lebar.

“Saya sadar bahwa saya memberikan Kate Winslet ciuman pertamanya di layar,” ujarnya sambil bercanda. “Mungkin saya sudah menetapkan standar yang terlalu tinggi untuknya.”

Mengenai The Lord of the Rings, Jackson mengakui bahwa pemutaran cuplikan film tersebut di Cannes tahun 2001 menjadi titik balik dalam mengubah persepsi publik terhadap proyek ambisiusnya. Ia juga menyebut pentingnya peran Andy Serkis dalam mengembangkan karakter Gollum untuk film mendatang.

“Andy mengenal Gollum lebih baik daripada siapa pun,” kata Jackson. “Versi film The Hunt for Gollum yang paling menarik adalah jika Andy yang menyutradarai.”

Jackson juga berbagi pengalaman awalnya di industri perfilman, termasuk film pertamanya, Bad Taste, yang ditayangkan di pasar Cannes tahun 1988. Ia menuturkan bahwa momen-momen tersebut menjadi bagian tak terlupakan dalam perjalanan kariernya.

Sumber: The Wrap