GM Jadi Raja Impor Mobil di AS, Lebih Tinggi dari BMW
General Motors (GM) mengimpor sebanyak 1,17 juta mobil ke Amerika Serikat pada tahun lalu. Angka ini lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan BMW yang hanya mengimpor 215.078 unit. Data dari S&P Global yang dikutip Detroit News menunjukkan bahwa ketiga produsen mobil besar asal Detroit—Ford, GM, dan Stellantis—ternyata lebih banyak mengimpor mobil ke AS dibandingkan merek asing seperti BMW.
Ford: Lebih Banyak Impor dari yang Diduga
Ford mengimpor 378.123 mobil ke AS pada tahun lalu. Meskipun jumlahnya lebih kecil dibandingkan GM, angka tersebut tetap signifikan karena hanya sebagian kecil dari total penjualan Ford yang mencapai 2,2 juta unit. Sebagian besar mobil impor Ford berasal dari Meksiko, termasuk model populer seperti Maverick, Bronco Sport, dan Mustang Mach-E. Bahkan, Lincoln Nautilus yang dipasok dari China juga masuk dalam daftar impor Ford.
GM: Bergantung pada Impor dari Korea Selatan
GM mengimpor 1,17 juta mobil ke AS, dengan 388.280 di antaranya berasal dari pabriknya di Korea Selatan. Mobil-mobil tersebut meliputi Chevrolet Trax, Chevrolet Trailblazer, Buick Envista, dan Buick Encore GX. Meskipun tarif impor semakin mahal akibat kebijakan pemerintahan Trump, GM tetap berinvestasi sebesar $600 juta untuk meningkatkan produksi di Korea Selatan. Di sisi lain, GM juga sedang memperluas kapasitas produksi di AS dengan menambah jutaan unit dan mengucurkan miliaran dolar untuk meningkatkan output lokal.
Namun, perubahan produksi tidak bisa dilakukan secara instan. Proses merombak pabrik dan rantai pasok membutuhkan waktu bertahun-tahun, sehingga produsen mobil sulit merespons perubahan kebijakan dengan cepat.
Stellantis: Bergerak Menuju Produksi Lokal
Stellantis mengimpor 513.893 mobil ke AS pada tahun lalu. Merek ini juga tengah menyesuaikan pabriknya dengan memindahkan beberapa produksi ke dalam negeri, termasuk perakitan Jeep Compass yang kini diproduksi di Illinois. Meskipun demikian, Stellantis tetap menjadi salah satu produsen terbesar dalam hal impor mobil ke AS.
BMW dan Merek Asing Lainnya: Lebih Sedikit Impor, Lebih Banyak Penjualan
Dibandingkan ketiga produsen Detroit, BMW hanya mengimpor 215.078 mobil ke AS pada tahun lalu. Namun, angka tersebut tidak mencerminkan keseluruhan cerita karena BMW hanya menjual 388.897 unit di AS pada tahun 2025. Artinya, lebih dari separuh penjualan BMW berasal dari mobil impor.
Beberapa merek asing lainnya juga tercatat sebagai pengimpor besar ke AS:
- Nissan: 429.451 unit
- Volkswagen: 452.220 unit
- Honda: 556.404 unit
- Hyundai: 1.092.478 unit
- Toyota: 1.192.969 unit
Tesla: Satu-satunya Produsen Tanpa Impor
Sementara produsen lain berlomba-lomba mengimpor mobil, Tesla justru menjadi satu-satunya produsen besar yang tidak mengimpor satupun mobil ke AS pada tahun lalu. Semua mobil Tesla yang dijual di AS diproduksi secara lokal atau menggunakan komponen dalam negeri dengan persentase tertinggi di industri otomotif AS.
Kesimpulan: Impor Mobil di AS Lebih Kompleks dari yang Terlihat
Data terbaru menunjukkan bahwa klaim produsen mobil sebagai "merek Amerika" tidak selalu akurat. Meskipun Ford, GM, dan Stellantis dikenal sebagai produsen domestik, mereka justru mengimpor jutaan mobil dari luar negeri. Sementara itu, merek asing seperti Toyota dan Hyundai juga memiliki kontribusi besar dalam impor mobil ke AS.
Di tengah persaingan global dan perubahan kebijakan perdagangan, produsen mobil harus beradaptasi dengan cepat. Namun, proses tersebut membutuhkan waktu dan investasi besar, sehingga perubahan tidak bisa terjadi dalam semalam.