Rover Curiosity milik NASA mengalami insiden tak terduga saat menjelajahi Mars. Pada bulan lalu, robot penjelajah ini tengah melakukan pengeboran pada sampel batu menggunakan lengan robotiknya—sebuah rutinitas dalam misi ilmiahnya. Namun, ketika mencoba bergerak, batu yang keras itu justru menempel pada bor dan tak kunjung lepas.

Gambar-gambar terbaru yang dirilis NASA menunjukkan upaya Curiosity untuk melepaskan diri. Bukan sekadar gangguan singkat, batu tersebut baru berhasil terlepas setelah enam hari. Dokumentasi visual ini ditangkap dalam warna hitam putih oleh kamera bahaya rover, yang kemudian disusun menjadi video sederhana.

Terkadang, yang berat perlu diguncang. Begitulah cara tim NASA melepaskan batu yang menempel pada bor Curiosity. Dengan menggerakkan lengan robotik dan mengguncang bor, batu tersebut akhirnya terlepas. pic.twitter.com/LnLYjIBW2H— NASA Mars (@NASAMars) Mei 5, 2026

Batu 'Atacama' yang Menyulitkan

NASA menamai batu yang merepotkan ini sebagai 'Atacama'. Dengan diameter sekitar 1,5 kaki dan ketebalan enam inci, batu ini memiliki berat sekitar 28,6 pon. Pada 25 April, Curiosity memperpanjang lengan robotiknya untuk menembus batu dengan bor perkusi guna mengambil sampel yang dihancurkan untuk analisis lebih lanjut—sebuah tindakan rutin yang telah dilakukan sebelumnya.

Namun, ketika rover mencoba menarik lengan tersebut, seluruh batu ikut terangkat. Batu itu ternyata menempel pada selongsong bor, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya menurut NASA, meskipun sebelumnya bor telah merusak lapisan atas batu-batu Mars.

Upaya Melepaskan Batu

Tim operator Curiosity awalnya mencoba mengguncang bor untuk melepaskan Atacama, namun gagal. Rekaman menunjukkan, beberapa hari kemudian, lengan robotik kembali mencoba mengguncang bor—kali ini dengan orientasi yang berbeda—tetapi tetap tak membuahkan hasil.

Solusi datang pada 1 Mei, ketika tim mencoba berbagai cara sekaligus. Mereka memiringkan bor lebih jauh, memutar, mengguncang, dan memutarnya. Batu pun akhirnya terlepas pada percobaan pertama—sebuah kelegaan besar karena tim sempat mengantisipasi perlu mencoba beberapa kali, yang berpotensi memperpanjang masalah selama berhari-hari. Sayangnya, batu Atacama pecah saat jatuh ke tanah.

Curiosity: Penjelajah Tua yang Tangguh

Curiosity telah menjelajahi Planet Merah sejak 2012, meskipun misinya awalnya hanya direncanakan berlangsung dua tahun. Sebagai rover pertama yang mengebor Mars, ketangguhannya terus diuji hingga saat ini. Meskipun mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan, rover ini telah menghadapi berbagai kendala di masa lalu dan sejauh ini berhasil melewatinya.

Penemuan ini kembali menunjukkan ketahanan dan inovasi yang dimiliki oleh misi Mars NASA, serta kemampuan tim untuk memecahkan masalah di lingkungan yang tak terduga.

Sumber: Futurism