Serikat International Association of Machinists and Aerospace Workers (IAM) menuduh Apple melakukan diskriminasi tidak sah terhadap karyawan terwakili di toko ritelnya di Towson, Maryland. Tuduhan ini disampaikan melalui pengajuan keluhan praktik ketenagakerjaan tidak adil (unfair labor practice charge) kepada National Labor Relations Board (NLRB) pada awal April 2024.

Penutupan tiga toko Apple di AS, termasuk toko Towson yang mempekerjakan hampir 90 karyawan, menjadi pemicu utama keluhan tersebut. Toko Towson bahkan menjadi gerai Apple pertama di Amerika Serikat yang tergabung dalam serikat pekerja pada tahun 2022. Menurut IAM, Apple tidak memberikan kesempatan transfer yang sama kepada karyawan terwakili di Towson dibandingkan dengan karyawan non-union dari toko lain.

Karyawan non-union dilaporkan diberikan prioritas untuk dipindahkan ke lokasi lain, sementara karyawan union di Towson dipaksa untuk mengajukan lamaran ulang layaknya kandidat eksternal.

"Apple menolak memberikan kesempatan yang sama kepada pekerja yang terwakili serikat, hanya karena mereka memilih untuk berorganisasi. Itu adalah diskriminasi, dan inilah yang seharusnya dicegah oleh hukum ketenagakerjaan federal,"
ungkap IAM dalam pernyataannya.

Selain toko Towson, Apple juga menutup gerai di Trumbull, Connecticut dan Escondido, California. Ketika pengumuman penutupan pertama kali disampaikan, IAM menegaskan bahwa klaim Apple mengenai perjanjian tawar-menawar kolektif yang mencegah relokasi karyawan adalah tidak benar. Serikat pekerja menduga penutupan ini sebagai upaya sengaja untuk union busting atau melemahkan serikat pekerja.

Sumber: Engadget