Pengusaha AS Bisa Ajukan Pengembalian Bea Masuk Ilegal

Pengusaha di Amerika Serikat yang sebelumnya membayar bea masuk ilegal kini dapat mengajukan pengembalian dana mulai Senin (13/5). Keputusan ini menyusul putusan Mahkamah Agung yang menyatakan tarif tersebut melanggar hukum.

Latar Belakang dan Dampak

Putusan Mahkamah Agung Februari lalu membatalkan penerapan tarif luas yang dinilai ilegal. Kini, pemerintah AS melalui Customs and Border Protection (CBP) meluncurkan portal daring untuk memproses pengembalian dana senilai miliaran dolar kepada para importir.

Menurut pengajuan pengadilan CBP, sebanyak 330.000 importir telah membayar bea masuk senilai sekitar $166 miliar hingga 4 Maret. Namun, hingga 9 April, hanya sekitar 56.500 importir yang menyelesaikan pendaftaran untuk pembayaran elektronik—syarat utama untuk menerima pengembalian.

Cara Kerja Portal CAPE

Portal Consolidated Administration and Processing of Entries (CAPE) diluncurkan melalui sistem Automated Commercial Environment (ACE). Para importir atau broker bea cukai resmi harus:

  • Membuat akun di portal ACE,
  • Mengunggah informasi rekening bank,
  • Mengajukan klaim pengembalian bea masuk yang dibayarkan di bawah International Emergency Economic Powers Act (IEEPA).

CBP menyatakan proses klaim akan diproses dalam 60-90 hari jika tidak ada kendala. Namun, pengembalian bisa tertunda jika ditemukan ketidaksesuaian data atau masalah kepatuhan.

Siapa yang Berhak di Fase Pertama?

Fase pertama pengembalian hanya berlaku untuk:

  • Entri yang belum dilikuidasi,
  • Entri dalam 80 hari setelah likuidasi.

Tidak semua importir yang terdaftar memenuhi syarat pada tahap ini.

Siapa yang Menanggung Beban Tarif?

Menurut data Federal Reserve New York November 2023, 90% beban tarif ditanggung oleh perusahaan dan konsumen. Meskipun demikian, tidak semua perusahaan berencana mengembalikan dana kepada konsumen. Beberapa, seperti FedEx dan Costco, telah menyatakan komitmen untuk mengganti kerugian pelanggan.

Potensi Gugatan Lanjutan

Costco telah menggugat pemerintah AS pada November 2023 untuk memblokir tarif dan mengembalikan bea masuk yang telah dibayarkan. Gugatan ini termasuk dalam penggabungan kasus yang akan diproses oleh pengadilan perdagangan. Pemerintah juga masih berpeluang mengajukan banding atas putusan pengadilan yang memerintahkan pengembalian dana.

Pernyataan CBP

"CBP telah menerbitkan panduan bagi komunitas perdagangan untuk mempersiapkan penggunaan alat CAPE yang baru. Importir dan broker dapat mengunjungi situs CBP untuk mendapatkan sumber daya dan panduan langkah demi langkah," ujar juru bicara CBP dalam pernyataan email.

CBP belum memberikan tanggapan resmi mengenai kesiapan menghadapi lonjakan pengajuan klaim pada hari pertama atau upaya mitigasi potensi gangguan sistem.

Kesimpulan

Peluncuran portal pengembalian bea masuk ini merupakan langkah awal pemerintah AS dalam mematuhi putusan pengadilan. Menteri Keuangan Scott Bessent sebelumnya memprediksi proses ini akan berjalan lancar setelah pembatalan tarif oleh Mahkamah Agung.

Sumber: Axios