BMW secara resmi mengumumkan penghentian model SUV listrik iX di Amerika Serikat. Keputusan ini bukan berarti merek asal Jerman tersebut mundur dari pasar kendaraan listrik (EV), melainkan sebagai langkah persiapan untuk model generasi berikutnya.

Penjualan iX di AS Menurun Drastis

Amerika Serikat menjadi pasar utama yang menunjukkan ketidakpastian terhadap kendaraan listrik. Model iX, yang diluncurkan pada 2022, hanya terjual sekitar 5.000 unit pada tahun pertama. Meskipun penjualan meningkat menjadi 13.000–17.000 unit per tahun dalam beberapa tahun berikutnya, angka tersebut turun drastis pada 2026, dengan penjualan hanya mencapai 1.788 unit pada kuartal pertama.

Penurunan tajam ini, ditambah dengan penghapusan subsidi federal AS untuk pembelian EV, menjadi faktor utama BMW memutuskan untuk menghentikan iX di pasar AS mulai 2027. Meskipun demikian, model ini diperkirakan masih akan tersedia di pasar lain seperti Kanada.

BMW Tetap Berkomitmen pada Elektrifikasi

Meskipun menghentikan iX di AS, BMW menegaskan komitmennya pada elektrifikasi. Perusahaan ini tengah mempersiapkan peluncuran model generasi baru bernama Neue Klasse, yang akan menggunakan teknologi eDrive generasi keenam.

"Kami bangga atas pencapaian yang telah diraih dengan BMW iX. Sejak diperkenalkan, model ini menjadi showcase teknologi yang mendorong batasan desain, manufaktur, keberlanjutan, dan sirkularitas. Meskipun penjualan di AS menurun, kami tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan lini kendaraan kami," ujar juru bicara BMW kepada BMW Blog.

Menurut BMW, model iX3 akan menjadi yang pertama dari lini Neue Klasse yang hadir di AS. Model ini akan menggunakan teknologi eDrive generasi keenam, yang diharapkan dapat memenuhi harapan konsumen.

Rencana BMW untuk Masa Depan

BMW berencana untuk memperbarui lini inti kendaraannya dengan varian listrik. Misalnya, model iX kemungkinan akan digantikan oleh versi listrik dari X5, yang mungkin dinamai iX5. Selain itu, BMW juga tengah mengembangkan model diesel, plug-in hybrid, dan konvensional untuk memenuhi berbagai kebutuhan pasar.

Dengan langkah ini, BMW menunjukkan bahwa mereka tidak meninggalkan pasar EV, melainkan beradaptasi dengan dinamika pasar yang terus berubah.