Morgan Stanley Optimis Bitcoin Masih di Tahap Awal
Morgan Stanley baru-baru ini meluncurkan Morgan Stanley Bitcoin Trust (MSBT), sebuah dana Bitcoin yang diperdagangkan di bursa (ETP), dengan keyakinan bahwa pasar Bitcoin masih dalam tahap awal perkembangan. Peluncuran ini disampaikan dalam sebuah panel yang dimoderatori oleh Tyler Evans pada Rabu (20/11).
Masalah Pendidikan Investor Menjadi Tantangan Utama
Amy Oldenburg, kepala aset digital Morgan Stanley, menyampaikan bahwa bank tersebut melihat adanya kesenjangan pemahaman yang signifikan di kalangan investor mengenai Bitcoin. Ia menekankan bahwa banyak investor masih mengaitkan Bitcoin dengan masa lalu yang buruk, seperti penggunaannya oleh aktor jahat, sehingga sulit untuk melihat potensi jangka panjangnya.
Oldenburg menjelaskan, "Kita harus mulai dengan Bitcoin," karena aset ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$1,5 triliun dan memiliki jarak yang jelas dari lanskap kripto secara umum. Ia juga menekankan pentingnya membedakan Bitcoin dari aset kripto lainnya, sebuah pemahaman yang masih belum dimiliki oleh banyak investor ritel maupun institusi.
Klarifikasi atas Ekspektasi Investor
Oldenburg mengungkapkan bahwa banyak investor bertanya tentang imbal hasil atau eksposur terstruktur terhadap Bitcoin. Ia menekankan bahwa timnya berusaha untuk memberikan kejelasan: "Anda bisa menyajikannya sebagai imbal hasil, tetapi aset dasarnya tetap Bitcoin."
Ia menambahkan, "Klarifikasi semacam ini masih sangat kurang dalam percakapan pasar, dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan."
Performa Awal MSBT dan Tantangan Distribusi
Dalam minggu pertama peluncurannya, MSBT berhasil menarik lebih dari US$100 juta dalam arus masuk dana. Namun, Oldenburg dengan cepat memberikan konteks bahwa seluruh aliran tersebut berasal dari akun yang dikelola sendiri (self-directed), karena produk tersebut belum tersedia di platform layanan konsultasi (advisory platform).
Ia juga menyebutkan bahwa Morgan Stanley telah mengumumkan rekomendasi alokasi crypto sebesar 2–4%, namun penerimaan oleh para penasihat keuangan masih lambat. "Produk ini baru ada di pasar kurang dari setahun," katanya.
Upaya Morgan Stanley untuk Meningkatkan Pemahaman
Untuk mengatasi kesenjangan pemahaman, Morgan Stanley mengambil langkah strategis dengan meluncurkan pelatihan internal bagi para penasihat keuangan. Tujuannya agar mereka dapat menjelaskan Bitcoin kepada klien dengan percaya diri. Oldenburg menyebutkan bahwa timnya menghabiskan "jam demi jam" untuk menjelaskan model dan kerangka alokasi kepada klien melalui telepon.
Bank ini juga merancang produk yang sesuai dengan kebutuhan klien yang beragam, termasuk mereka yang menginginkan pembungkus ETP langsung. Selain itu, layanan perdagangan spot crypto juga akan tersedia bagi klien di sisi manajemen kekayaan.
Pemilihan Custodian yang Kompleks
Oldenburg mengakui bahwa pemilihan custodian untuk MSBT merupakan keputusan yang kompleks. Pasar memiliki banyak penyedia, dan memilih di antara mereka tidaklah mudah. Akhirnya, Morgan Stanley memilih untuk bekerja dengan lebih dari satu custodian. Pada akhirnya, bank ini bekerja sama dengan Coinbase dan BNY Mellon sebagai custodian untuk MSBT.
"Kita tidak hanya melihat Bitcoin sebagai aset spekulatif, tetapi juga sebagai bagian dari evolusi sistem keuangan yang lebih luas." — Amy Oldenburg, Kepala Aset Digital Morgan Stanley