Ethereum Kehilangan Pangsa Pasar DeFi yang Signifikan

Pangsa Ethereum dalam total nilai yang terkunci (TVL) di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) mengalami penurunan tajam. Pada awal 2025, Ethereum mendominasi 63,5% TVL DeFi, namun per 7 Mei 2026, angka tersebut turun menjadi sekitar 54%. Angka ini mendekati level terendah sejak Mei 2025, menurut data dari DefiLlama. Saat ini, TVL Ethereum tercatat sebesar $45,4 miliar.

Penurunan ini tidak terjadi secara merata di seluruh rantai saingan. Beberapa rantai justru berhasil merebut pangsa pasar dengan mengembangkan fungsi spesialisasi masing-masing. Misalnya, Solana fokus pada aliran pertukaran terdesentralisasi (DEX), BNB Chain pada distribusi yang terhubung dengan Binance, Tron pada stablecoin, Bitcoin pada jaminan dan kolateralisasi, serta Hyperliquid pada perdagangan perpetual.

Peta Persaingan DeFi yang Berubah

Perubahan ini menandai pergeseran DeFi dari ekosistem terpusat di Ethereum menjadi jaringan rantai yang saling berspesialisasi. Berikut adalah pangsa TVL DeFi per rantai per 7 Mei 2026:

  • Solana: 6,66%
  • BNB Chain: 6,60%
  • Bitcoin (BTCFi): 6,35%
  • Tron: 6,17%
  • Base: 5,44%
  • Hyperliquid: 1,81%

Grafik batang menunjukkan Ethereum masih mendominasi dengan sekitar 54% TVL DeFi, namun keenam rantai saingan tersebut masing-masing hanya menguasai kurang dari 7%.

BNB Chain: Dominasi Melalui Integrasi dengan Binance

BNB Chain berhasil membangun posisinya melalui integrasi erat dengan ekosistem Binance. Pada kuartal kedua 2025, CoinGecko melaporkan bahwa volume PancakeSwap melonjak 539,2% secara kuartalan menjadi $392,6 miliar. Angka ini mencakup 45% dari total volume DEX teratas, dengan Binance Alpha yang merutekan perdagangan langsung melalui PancakeSwap.

Data DefiLlama menunjukkan BNB Chain memiliki TVL sebesar $5,55 miliar dan volume DEX 24 jam sebesar $739,6 juta. Binance semakin memperdalam integrasi ini melalui Alpha Earn, yang memungkinkan pengguna menyediakan likuiditas untuk PancakeSwap V3 langsung dari Binance Wallet. Selain itu, Alpha 2.0 menanamkan perdagangan DEX langsung di dalam antarmuka Binance Exchange. Dengan demikian, Binance mengendalikan sisi depan (front end), PancakeSwap menjalankan perdagangan, dan BNB Chain mengumpulkan volume transaksi.

Tron: Raja Stablecoin dengan Volume DEX yang Rendah

Tron mengambil pendekatan berbeda dengan fokus pada stablecoin. DefiLlama mencatat terdapat $89,6 miliar stablecoin yang beredar di Tron, dengan USDT mendominasi sebesar 97,86%. Meskipun volume DEX 24 jam hanya $55,5 juta, Tron memiliki TVL DeFi sebesar $5,19 miliar.

Peran Tron lebih ditekankan sebagai jalur penyelesaian dolar dengan throughput yang tinggi, meskipun keragaman aplikasi di rantai ini relatif tipis. Tron berfungsi sebagai dollar-settlement rail yang efisien dalam aliran stablecoin di ekosistem kripto.

Bitcoin: Tumbuh sebagai Lapisan Produktivitas DeFi

Bitcoin juga menunjukkan pertumbuhan dalam DeFi dengan TVL mencapai $5,34 miliar atau 6,35% dari total pasar. Dalam 30 hari terakhir, TVL Bitcoin meningkat sebesar 13,4%, meskipun volume DEX 24 jam hanya $338.516.

Perbedaan ini mencerminkan tesis BTCFi, di mana modal bermigrasi ke Bitcoin untuk menghasilkan imbal hasil melalui protokol kolateral dan pinjaman. Bitcoin kini berperan sebagai productivity layer, tempat modal bekerja untuk menghasilkan pendapatan melalui berbagai protokol keuangan terdesentralisasi.

Base: Ancaman Nyata bagi Dominasi Ethereum L1

Base muncul sebagai pemain kunci dalam persaingan ini karena beroperasi di dalam tumpukan Ethereum sebagai layer-2 (L2) berbasis OP Stack. Keunggulan Base terletak pada distribusi yang luas, dengan aplikasi yang tersedia di lebih dari 140 negara.

DefiLlama mencatat TVL Base sebesar $4,58 miliar, stablecoin senilai $4,93 miliar, dan volume DEX 24 jam sebesar $854,97 juta. Aktivitas yang bermigrasi dari Ethereum L1 ke Base tetap diselesaikan dalam model keamanan Ethereum. Coinbase, sebagai pengembang Base, memposisikan Ethereum blockspace di balik lapisan distribusi konsumen miliknya, dengan aktivitas diarahkan melalui lingkungan eksekusi yang dioperasikan oleh Coinbase.

Hyperliquid: Organisasi Likuiditas Berbasis Kualitas Eksekusi

Hyperliquid menunjukkan bahwa likuiditas kini dapat diorganisir sepenuhnya berdasarkan kualitas eksekusi. DefiLlama mencatat TVL Hyperliquid L1 sebesar $1,52 miliar, sementara volume perdagangan perpetual 24 jam mencapai $9,37 miliar, $42,4 miliar dalam 7 hari, dan open interest sebesar $8,94 miliar.

Hyperliquid beroperasi sepenuhnya on-chain untuk perdagangan spot dan perpetual, menonjolkan model di mana kualitas eksekusi menjadi prioritas utama dalam menarik likuiditas.

"DeFi kini tidak lagi terpusat di Ethereum, melainkan tersebar ke berbagai rantai dengan spesialisasi masing-masing. Ini menciptakan ekosistem yang lebih kompetitif dan inovatif."