Pertumbuhan Signifikan dalam Lapisan Iklan Netflix

Netflix mengumumkan capaian penting dalam layanan iklan mereka. Kini, lebih dari 250 juta penonton aktif bulanan di seluruh dunia telah menggunakan layanan iklan Netflix. Angka ini meningkat signifikan dari 190 juta yang diungkapkan pada November 2024. Lebih dari 80% pengguna yang berlangganan paket iklan aktif menonton konten bersponsor setiap minggu.

Menurut definisi Netflix, seorang penonton aktif bulanan adalah pengguna yang telah menonton setidaknya satu menit konten beriklan di platform tersebut dalam sebulan. Netflix juga memperhitungkan rata-rata jumlah orang dalam satu rumah tangga berdasarkan penelitian internal. Termasuk di dalamnya pengguna yang menonton konten langsung, seperti acara WWE.

Perubahan Metrik untuk Akurasi Lebih Tinggi

Netflix mengubah metrik yang digunakan sebelumnya, yaitu monthly active users (pengguna aktif bulanan), yang hanya menghitung jumlah profil yang menonton iklan. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai keterlibatan pengguna.

Target Pendapatan Iklan yang Ambisius

Ekspansi layanan iklan Netflix sejalan dengan target ambisius perusahaan. Netflix memproyeksikan pendapatan iklan mereka akan mencapai $3 miliar pada 2026 dan ditargetkan melonjak hingga $9 miliar pada 2030.

Pada kuartal pertama tahun ini, layanan iklan Netflix mencatatkan lebih dari 60% total pendaftaran baru di 12 negara tempat layanan ini tersedia. Hingga akhir 2025, Netflix telah bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan, meningkat 70% secara tahunan.

Ekspansi ke 15 Negara Baru

Netflix juga mengumumkan rencana untuk memperluas layanan iklan mereka ke 15 negara baru, termasuk Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Indonesia, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, Swiss, dan Thailand. Ekspansi ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan dan adopsi layanan iklan di pasar-pasar baru.

Inovasi dalam Teknologi Iklan

Selain capaian pengguna, Netflix juga memperkenalkan sejumlah inovasi dalam teknologi iklan mereka. Pada acara presentasi upfront, Netflix mengumumkan pengujian agen AI untuk membantu pengiklan mengelola dan membeli iklan, serta mengoptimalkan konten iklan untuk berbagai format, seperti iklan video vertikal atau iklan jeda.

Netflix juga tengah menguji sistem beban iklan yang dipersonalisasi dan frekuensi iklan dinamis. Sistem ini akan menyesuaikan iklan yang ditampilkan kepada pengguna berdasarkan perilaku menonton mereka. Selain itu, Netflix berencana untuk menerapkan teknologi AI yang memadukan kreasi iklan pengiklan dengan konten, film, dan dunia Netflix di semua wilayah yang mendukung iklan pada akhir tahun ini.

Sumber: The Wrap